Satu masalah yang sering dianggap sepele atau sederhana, namun cukup sering ditemui atau dirasakan adalah kurang tidur atau waktu tidur yang tidak berkualitas. Demi mengatasi persoalan itulah biasanya banyak orang mencari berbagai tips tidur berkualitas.
Sebagaimana ditulis Suara.com berdasarkan sumber dari News in Health, tidur yang tidak berkualitas dapat menurunkan kinerja otak, memperburuk mood, serta pastinya menyebabkan berbagai masalah kesehatan.
Bahkan, bukan hanya mengganggu konsentrasi dan menurunkan prioritas sejak pagi harinya, memiliki kualitas tidur yang buruk juga disebut bisa memicu terjadinya diabetes, obesitas, serangan jantung, bahkan kanker.
Lantaran itu, maka memang penting bagi kita untuk menjaga kualitas tidur, supaya bukan hanya rasa kantuk yang terbayar namun juga kesehatan terjaga. Lalu bagaimana caranya?
Tips Tidur Berkualitas
Merangkum dari laman Kementerian Kesehatan RI, beberapa tips untuk mendapatkan tidur yang berkualitas, antara lain seperti berikut ini:
1. Menghindari konsumsi alkohol dan kafein
Meski orang bisa saja tetap tertidur setelah minum secangkir kopi, kandungan kafein di dalamnya dapat membuat Anda sesekali terbangun di malam hari. Dengan kondisi ini, kualitas tidur tentu akan menurun dan mengurangi waktu tidur.
2. Tidur di kamar yang nyaman
Tempat untuk beristirahat juga bisa memengaruhi waktu tidur. Jika sudah tiba waktunya, pastikan Anda langsung menempatkan diri di kamar, mematikan lampu, serta menemukan posisi tidur paling nyaman.
Baca Juga: Tuai Komen Netizen, Viral Beras Merek 'Poligami' Lengkap dengan Gambarnya
3. Melakukan hal yang menenangkan sebelum tidur
Mengistirahatkan pikiran rupanya juga menjadi kunci tidur berkualitas. Jika belum bisa istirahat, Anda bisa melakukannya dengan membaca buku yang disukai, atau melakukan latihan pernapasan. Kegiatan ini akan membuat badan terasa lebih rileks, dan akhirnya pulas saat tidur.
4. Mematikan alat-alat elektronik
Tips tidur berkualitas selanjutnya adalah mematikan alat-alat elektronik sebelum tidur. Lupakan sejenak soal deadline atau entah postingan apa di media sosial. Justru, dengan mematikan perangkat elektronik tersebut, pikiran biasanya akan terasa lebih rileks.
5. Membuat dan mengikuti jadwal tidur harian
Membuat jadwal tidur akan membantu meningkatkan kualitas istirahat Anda. Lebih dari itu, melakukannya secara konsisten akan memberikan perubahan terhadap kualitas produktivitas Anda sehari-hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Satgas Haji Resmi Dibentuk, Fokus Sikat Haji Ilegal dan Travel Nakal
-
Tecno Spark 50 4G Rilis Global, HP Murah Mirip iPhone Ini Siap ke Indonesia
-
Update Perang Kata Donald Trump vs Paus Leo XIV, Ini Kronologinya
-
Bandar Lampung Lumpuh dalam Semalam: 16 Kecamatan Terkepung Banjir, Satu Nyawa Tak Tertolong
-
Pemerintah Siapkan Inpres Perlindungan Satwa, Wisata Gajah Tunggang Bakal Segera Dihapus
-
Review Honour: Saat Dunia Hukum Tidak Lagi Berpihak pada Korban
-
Imbas Manipulasi Laporan Pakai AI, 3 PPSU Kena SP1 dan Lurah Dibebastugaskan
-
Kemenkes Rilis Aturan Label Gizi, Minuman Kekinian Kini Punya Rapor dari A Hingga D
-
WFH Tiap Jumat di Mataram Resmi Berlaku, Wali Kota: Jangan Ada yang Malas-malasan!
-
Mengenal Rape Culture Pyramid, Jangan seperti 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual