Buah sudah banyak diketahui sebagai salah satu sumber serat dan vitamin yang baik bagi tubuh. Bahkan, banyak saran jika setengah porsi makan sebaiknya diisi dengan sayur dan buah.
Walau demikian, mengonsumsi buah terlalu banyak ternyata juga tidak baik untuk kesehatan, karena ada efek sampingnya. Apa itu?
"Efek samping pasti ada. Apa pun yang berlebihan kan tidak baik," ungkap dokter spesialis gizi klinik, dr. Diana Felicia Suganda, M.Kes, Sp.GK, beberapa hari lalu, seperti ditulis Himedik.com.
"Pertama, buah itu banyak kandungan serat, vitamin, dan mineral. Kalau kebanyakan serat, bisa bikin perut jadi kembung," jelas dokter Diana.
"Meskipun tubuh cukup serat, tapi apabila asupan air kurang, tubuh justru bisa menjadi sembelit atau susah buang air besar (BAB). Karena feses jadi lebih padat, sehingga jadi susah keluar, harus lebih banyak mengejan," lanjutnya.
"(Jadi) Semua harus sedang-sedang saja. Semua sesuai dengan porsi," pesan sang dokter.
Lebih dari itu, terlalu banyak mengonsumsi buah juga berpotensi menyebabkan orang kekurangan nutrisi lainnya, terutama protein. Dokter Diana menjelaskan bahwa sebagai serat, buah memberikan rasa kenyang lebih lama.
Sehubungan itu, apabila terlalu banyak mengonsumsi buah, bisa jadi seseorang enggan makan makanan lainnya. Padahal perlu diingat, tubuh manusia tidak hanya butuh serat sebagai sumber energi, tapi juga karbohidrat, protein dan lemak.
"Mau sebanyak apa pun makan buah sampai kenyang, pasti nggak sampai ke kebutuhan kalori per hari. Makan paling hanya masuk 800-900 kalori, nggak cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Maka, dampaknya bisa jadi lemas, karena nggak ada protein yang masuk, lemak juga sedikit," jelasnya.
Baca Juga: Ini Deretan Makanan yang Perlu Disiapkan Jika Ingin Meningkatkan Memori Anak
Dokter Diana pun menyarankan untuk mengonsumsi buah cukup 3-5 jenis per hari. Dia juga menganjurkan untuk memilih buah dengan aneka warna, agar vitamin dan mineral yang didapatkan juga beragam.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim