Tidak peduli berapapun usia bayi, baik itu 7 hari, 7 minggu atau 7 bulan, setiap bayi memiliki persamaan yaitu memiliki kulit yang tipis dan sensitif.
Sangat banyak hal-hal yang dapat membuat kulit bayi iritasi, entah itu karena produk perawatan hingga cara memandikannya yang salah.
Maka dari itu, bunda dapat melakukan beberapa hal yang dapat melindungi kulit bayi dari iritasi agar kulit bayi tetap lembut, halus dan sehat.
Mengutip dari situs WebMD, berikut adalah beberapa tips yang dapat bunda lakukan untuk merawat kulit bayi yang sensitif:
1.Jangan Memandikan Bayi Tiap Hari
Tips pertama yang dapat bunda lakukan untuk merawat kulit bayi yang sensitif, yaitu jangan memandikan bayi bunda tiap hari.
Memandikan bayi terlalu sering dapat membuat kulit mereka mudah kering. Sebagai gantinya, bunda bisa menggunakan lap basah untuk mengeringkan area kulit mereka seperti, lipatan kulit, sekitar mulut dan bokong.
Bunda dapat memandikannya sebanyak 2-3 kali dalam seminggu. Gunakan sabun mandi bayi yang bebas pewangi dan pewarna ya bun.
2.Rutin Ganti Popok
Tips berikutnya yang dapat bunda lakukan untuk merawat kulit bayi yang sensitif adalah dengan rutin mengganti popok bayi.
Popok bayi setidaknya harus diganti setiap 2-4 jam setiap harinya atau ketika mereka buang air besar. Usahakan agar bokong bayi tetap kering agar kulit mereka tidak terlalu lembab.
Baca Juga: Beberapa Hal yang Perlu Dipertimbangkan Saat Anak Mau Masuk Sekolah
3. Atasi Ruam Popok
Tips berikutnya yang dapat bunda lakukan untuk merawat kulit bayi yang sensitif adalah dengan mengatasi ruam popok pada kulit bayi.
Bunda dapat mencegah ruam popok selama kulit mereka yang tertutupi oleh popok tetap kering dan bersih. Kenakan popok bayi dengan longgar agar kulit mereka tidak lecet.
Namun, apabila bayi telah mengalami ruam popok, bunda dapat menggunakan salep atau krim popok. Apabila ruam popk tidak kunjung hilang selama 2-3 hari, konsultasikan dengan dokter agar ruam popok buah hati bunda dapat ditangani.
4.Jangan Terkena Sinar Matahari Langsung
Tips berikutnya yang dapat bunda lakukan untuk merawat kulit bayi yang sensitif, yaitu jangan biarkan bayi terkena sinar matahari langsung.
Jika usia bayi belum menyentuh 6 bulan, jauhkan mereka dari paparan sinar matahari. Bunda dapat memakaikan bayi bunda dengan pakaian yang melindungi seluruh permukaan kulit mereka.
Apabila usia bayi sudah lewat dari 6 bulan, bunda dapat memberikan mereka sedikit tabir surya khusus bayi yang tahan air dengan SPF minimal 30.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
Terkini
-
Banjir Berulang di Palembang, Benarkah 114 Anak Sungai Tak Lagi Mampu Menampung Air?
-
Kemiskinan Turun tapi Pengangguran Naik, Helldy Agustian Ingatkan Robinsar-Fajar Jangan Cepat Puas
-
KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, Dugaan Awal Akibat Kecelakaan Taksi Listrik
-
KAI Commuter Terapkan Rekayasa Rute Pasca Tabrakan KA di Bekasi Timur, Ini Daftar Lengkapnya
-
Saat Dompet Menipis, 7 Warteg di Jakarta Pusat Ini Jadi Tempat Pulang Banyak Orang
-
KRL vs KRD Tabrakan di Stasiun Bekasi Timur, Evakuasi Penumpang Terjepit Masih Berlangsung
-
KAI Masih Evakuasi dan Data Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur
-
Tabrakan KRL Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Basarnas Kerahkan Tim Evakuasi
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Salah Masuk Jalur? Kereta Jarak Jauh Hantam Commuter Line yang Sedang Berhenti di Bekasi