Kalian tahu tidak bahwa jeroan dapat menjadi sumber makanan yang berbahaya bagi kalian, terutama ketika kalian rutin mengonsumsinya.
Jeroan merupakan organ-organ yang terdapat di dalam tubuh hewan dan organ-organ tersebut dapat dikonsumsi.
Organ-organ yang dapat dikonsumsi tersebut meliputi hati, usus, jantung, limpa, paru, lidah dan babat dari hewan-hewan seperti kambing, sapi, ayam dan bebek.
Jeroan memiliki manfaat seperti meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mencegah obesitas, meningkatkan fungsi hormon tiroid hingga yang paling terkenal sebagai pencegah anemia.
Namun dibalik manfaatnya yang sangat baik untuk tubuh kalian, jeroan memiliki efek negatif yang dapat mengancam tubuh kita apabila di konsumsi secara berlebihan. Apa saja sih efek negatif dari jeroan?
Merangkum dari beberapa situs, berikut ini adalah beberapa dampak berbahaya yang disebabkan makan jeroan secara berlebihan:
1. Asam Urat
Dampak berbahaya pertama akibat makan jeroan terlalu sering adalah berisiko terkena penyakit asam urat.
Bagi kalian yang memiliki riwayat asam urat, sebaiknya kalian mulai menghindari atau setidaknya mengurangi konsumsi jeroan.
Alasannya adalah jeroan mengandung purin yang berbahaya bagi pengidap asam urat karena purin dapat menyebabkan kerusakan sendi.
Baca Juga: 6 Tips Mengatasi Kakak Beradik Sering Bertengkar
2. Kadar Kolestrol Semakin Tinggi
Dampak berbahaya berikutnya akibat makan jeroan terlalu sering adalah dapat mengakibatkan meningkatkan kadar kolestrol.
Walaupun jeroan memiliki gizi yang sangat tinggi, konsumsi jeroan terlalu banyak seperti jantung dam hati dapat mengakibatkan kadar kolestrol semakin tinggi.
Kadar kolestrol tinggi akibat jeroan bisa mengakibatkan risiko stroke dan juga serangan jantung serta beberapa penyakit berbahaya lainnya.
3. Hemokromatosis
Dampak berbahaya berikutnya akibat makan jeroan terlalu sering adalah berisiko terkena hemokromatosis.
Hemokromatosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh kelebihan zat besi pada tubuh kita, penyakit ini umum disebabkan karena konsumsi jeroan yang berlebihan.
Masalah seperti penyakit hati, meningkatnya kadar gula darah hingga penyakit jantung dapat disebabkan oleh hemokromatosis ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Mengurai Weaponized Incompetence: Mengapa Peran Domestik Kerap Timpang?
-
Mendagri: Bantuan Lima Ambulans dari Korpri Percepat Pemulihan Daerah Terdampak Bencana di Sumatera
-
Lamine Yamal Tak Gentar Hadapi Prancis: Kepercayaan Diri Ubah Spanyol
-
Ingin Hidup Lebih Tenang? Mulailah Menerapkan 'Micro Joy' Mulai Detik Ini
-
Guru Ungkap Isi Pesan Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Begini Isinya
-
Militer Yordania Menembak Jatuh 4 Rudal Iran yang Terobos Masuk Wilayah Udara Mereka
-
Modus Tanya Izin Berujung Palak Rp300 Ribu, Oknum Satpol PP DKI Terancam Sanksi Berat
-
Jelang Prancis vs Spanyol, Simak Rekor Pertemuan hingga Top Skor Kedua Tim
-
Mengapa Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah Dinilai Layak Diambil Alih KPK? Ini Penjelasan Pakar
-
Timnas Argentina Diguncang Skandal Pencucian Uang AFA, FBI Turun Tangan