Monosodium Glutamat (MSG) atau yang lebih akrab disebut 'micin' merupakan salah satu bumbu dapur yang berfungsi sebagai penyedap makanan. Makanan yang telah dicampur micin akan memiliki rasa yang sangat kuat dan gurih serta dapat membuat ketagihan.
Kandungan micin dapat kalian temui di makanan yang sering kalian konsumsi setiap harinya. Kalian pasti tidak asing lagi atau bahkan pecinta dari makanan yang mengandung micin di dalamnya seperti mi instan, bakso, makanan cepat saji, keripik kentang dan juga jajanan yang dapat kalian temui di depan sekolah.
Mayoritas masyarakat berasumsi bahwa penggunaan micin yang terlalu berlebihan dapat menyebabkan beberapa dampak yang tidak baik untuk pikiran serta tubuh. Namun, tidak sedikit juga yang beranggapan bahwa penggunaan micin tidak memiliki dampak negatif kepada tubuh. Pro dan kontra tentang 'baik-buruk'nya bumbu dapur yang satu ini menjadi cukup hangat untuk diperbincangkan.
Apakah Micin Berbahaya Bagi Tubuh?
Dikutip dari situs Mayo Clinic, The U.S Food and Drug Administration (FDA) mengklasifikasikan MSG atau micin sebagai bumbu dapur yang umumnya aman untuk dikonsumsi. Akan tetapi, pernyataan tersebut masih diperdebatkan oleh beberapa pihak. Oleh karena itu, FDA mewajibkan makanan yang mengandung micin untuk memberikan label pada kandungan dalam makanan.
Micin telah menjadi bumbu dapur yang banyak digunakan selama bertahun-tahun. Dalam kurun waktu tersebut, FDA telah menerima banyak laporan yang mengkhawatirkan dari masyarakat tentang efek samping dari penggunaan micin atau MSG di dalam makanannya. Efek samping tersebut dinamakan "MSG Symptoms Complex" dengan gejala seperti:
- Sakit kepala
- Berkeringat
- Dada yang sakit
- Wajah menjadi kencang
- Mati rasa atau kesemutan di bagian leher dan wajah
- Mual
- Detak jantung yang tidak beraturan
Di balik gejala-gejala yang telah dilaporkan, peneliti tidak menemukan hubungan antara gejala-gejala tersebut dengan micin atau MSG. Namun, para peneliti mengungkapkan bahwa ada sebagian kecil orang yang mungkin merasakan gejala-gejala jangka pendem pada penggunaan atau konsumsi micin. Satu-satunya cara untuk mencegah efek samping tersebut adalah dengan tidak mengonsumsi micin atau MSG.
Kesimpulan
Kesimpulannya, kalian dapat menghindari konsumsi micin apabila kalian tidak ingin merasakan efek samping dari penggunaan micin tersebut. Kalian dapat mengganti konsumsi makanan kalian yang mengandung micin dengan bumbu-bumbu dapur yang lebih baik seperti garam, terasi, kecap asin dan juga kaldu dari daging.
Namun, apabila kalian tetap ingin mengonsumsi micin dalam makanan, kalian dapat membatasi konsumsi micin dalam batas wajar pada kehidupan sehari-hari karena apapun konsumsi yang berlebihan untuk tubuh tidaklah baik.
Berita Terkait
-
Arti Mimpi Beli Makanan atau Jajan, Benarkah Jadi Pertanda Rezeki?
-
Plastik Makanan Minuman Dominasi Sampah Laut di 112 Negara, Apa Solusinya?
-
Tren Dapur Modern Meningkat, Konsumen Kini Lebih Selektif Sebelum Membeli Peralatan Rumah Tangga
-
Review Boiling Point: Kisah tentang Dinamika Tim di Tengah Kekacauan Dapur!
-
Mafia Proyek Dapur MBG Gentayangan di Jabar, Duit Rp1,9 Miliar Melayang
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
Terkini
-
Daftar Klub Inggris Paling Sukses di Eropa: Liverpool Masih Juara, Arsenal Coba Cetak Sejarah
-
Produktif di 2026, Etenia Croft Kembali Hadirkan Lagu Kau Selalu Ada
-
Film 'Jongot' Angkat Kearifan Suku Musi dalam Menjaga Hutan dan Alam
-
PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik
-
Libur Panjang Idul Adha, Warga Serbu Tebet Eco Park
-
Tragedi Kresek Hitam: Sengkarut Sampah Plastik Pasca-Iduladha yang Tak Kunjung Usai
-
Supernova dan Revolusi Sastra Populer Indonesia Awal 2000-an
-
Hanya Ada 8 Klub! Misi Eks Barcelona Bawa PSG Samai Rekor Real Madrid di Liga Champions
-
Angin Puting Beliung Terjang Tolite Jaya Gorontalo Utara
-
DPR Restui TNI Buru Begal Jakarta, Tapi Ingatkan Aturan Main