Alokasi dana 30 persen ini bertujuan untuk mencukupi keinginan akan kebutuhan sekunder dan tersier dari rumah tangga kalian. Mulai dari liburan dengan keluarga kecil kalian, makan di restoran, belanja online hingga jalan-jalan.
Jangan sampai alokasi dana untuk keinginan rumah tangga kalian melebihi dari 30 persen. Hal ini harus dilakukan agar kalian tetap bijak dan teratur serta konsisten dalam mengatur keuangan rumah tangga kalian.
20 Persen Pemasukan Untuk Menabung
Setelah mengeluarkan 80 persen pemasukan kalian untuk kebutuhan dan keinginan rumah tangga, maka sisihkan 20 persen atau sisa dari pendapatan kalian untuk menabung.
Kalian dapat memilih untuk menabung atau menginvestasikan 20 persen pendapatan kalian. Terdapat beberapa instrumen investasi seperti logam mulia, deposito, reksa dana hingga saham. Tujuan dari investasi adalah untuk menjaga nilai tukar uang kalian di masa depan agar tetap stabil.
Alokasi dana sebanyak 20 persen ini perlu dilakukan agar kalian memiliki dana darurat apabila kalian dihadapkan pada situasi tidak terduga, sekaligus sebagai tabungan untuk kebutuhan atau keinginan masa depan kalian seperti pendidikan anak, naik haji hingga dana pensiun.
Kesimpulan
Rumus 50-30-20 merupakan rumus yang mudah dilakukan secara teori, tetapi sulit dipraktikan. Maka dari itu, kalian dan pasangan perlu konsisten untuk mengatur keuangan secara bijak dan teratur.
Mulailah untuk berkomitmen terlebih dahulu sebelum mempraktikan metode ini agar kalian dapat menghabiskan pengeluaran kalian secara bijak dan dan teratur sesuai rumus 50-30-20.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam
-
Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo