/
Kamis, 17 November 2022 | 16:13 WIB
Ilustrasi Balenciaga (Pixabay.com)

Dengan mengapus akun Twitter-nya, Balenciaga secara resmi meninggalkan platform media sosial tersebut.

Balenciaga menjadi merek fesyen besar pertama yang meninggalkan Twitter di tengah meningkatnya kekhawatiran atas visi pemilik baru, Elon Musk, untuk platform tersebut.

Dihimpun dari Hypebeast, sebelumnya perusahaan besar termasuk General Motors dan Dyson telah menangguhkan kampanye iklan Twitter.

Selain itu, selebriti Gigi Hadid telah meninggalkan Twitter setelah akuisisi perusahaan oleh Elon Musk pada akhir Oktober.

Beberapa perusahaan dan pengguna telah menyampaikan kekhawatiran bahwa rencana Musk untuk PHK massal dan fokus untuk mempromosikan kebebasan berbicara akan menyebabkan moderasi konten yang lebih longgar di situs.

Akibatnya, dapat mempersulit pengiklan untuk menghindari ujaran kebencian dan informasi yang salah. Insiden

September lalu misalnya, di mana iklan muncul di halaman yang mempromosikan tautan ke pornografi anak menyoroti potensi risiko strategi Musk, seperti halnya banyak akun palsu yang menyamar sebagai merek tertentu minggu lalu, yang diizinkan untuk membeli label "terverifikasi" di situs.

Di sisi lain, Business of Fashion melaporkan bahwa selama bertahun-tahun, perusahaan mode semakin tidak mengandalkan Twitter untuk membuat gebrakan online. Meski begitu, diketahui perbincangan online netizen di Twitter masih turut memviralkan koleksi terbaru Balenciaga.

Baca Juga: Gde Sumarjaya Linggih Yakin Suksesnya KTT G20 Bawa Nama Baik Bali ke Seluruh Dunia

Load More