Pengamat politik Adi Prayitno meminta agar Koalisi Perubahan segera mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden yang akan maju dalam Pilpres 2024.
Deklarasi tersebut perlu segera dilakukan agar tidak ada lagi gonjang-ganjing soal hubungan NasDem-Demokrat-PKS yang retak.
Pernyataan ini dilontarkan oleh Adi saat menjadi narasumber dalam acara Metro Pagi Primetime yang tayang di kanal YouTube metrotvnews pada Senin (21/11/2022).
"Supaya ini tidak dikaitkan dengan isu keretakan tentang gonjang-ganjing soal kemungkinan misalnya PKS sedang digoda masuk koalisi ataupun misalnya Demokrat sedang digoda untuk masuk KIB," tutur Adi seperti dikutip Mamagini melalui unggahan kanal YouTube metrotvnews.
Diungkapkan oleh Adi, jika memang ketiga partai dalam Koalisi Perubahan sudah sampai pada titik temu yang sama yaitu ingin membuat poros perubahan, maka soal calon wakil presiden seharusnya bisa dipikir belakangan.
"Deklarasi ini kalau sudah betul apa yang diklaim oleh tiga partai kemistrinya sama, 80 persen sudah fix sama memiliki keputusan yang ingin membuat poros perubahan politik, deklarasi segera itu adalah pilihan yang cukup rasional. Persoalan cawpres ya belakangan," lanjut Adi.
"Kalau sudah cocok apalagi yang ditunggu. Toh pada akhirnya mereka ini akan menjadi partai yang berkoalisi dengan kongsi perubahan," imbuhnya.
Dalam pernyataannya, Adi juga turut menyinggung soal beberapa kemungkinan mengapa Koalisi Perubahan belum juga mendeklarasikan Anies.
Kemungkinan pertama adalah masih ada ribut-ribut soal bakal calon wakil presiden. Menurut Adi, Demokrat dan PKS hingga saat ini masih memperebutkan posisi bacawapres.
Baca Juga: Ada Warga yang Dilaporkan Tertimbun Rumah Roboh Usai Gempa Cianjur
"Kita tahu persis dua partai ini sangat berharap betul bahwa kader terbaik mereka AHY ataupun Aher akan dipinang oleh Anies yang diberikan mandat oleh NasDem untuk memilih siapa yang akan mendampingi di 2024," terang Adi.
Selanjutnya, kemungkinan kedua adalah hal tersebut dilakukan dengan sengaja agar Koalisi Perubahan tetap menjadi sorotan.
"Mungkin juga ini memang sengaja diulur-ulur untuk merawat stamina bagaimana koalisi perubahan ini terus menjadi konsumsi publik. Di mana spotlight pembicaraan tentang poros perubahan ini selalu menjadi menarik dan selalu dinamis," ujarnya.
Namun, menurut Adi alasan mengapa ketiga partai ini tak kunjung deklarasi adalah karena alasan pertama.
"Persoalan cawapres tentu sangat penting bagi PKS dan Demokrat terutama untuk mengamankan coattail effect di 2024. Karena Pemilu dilaksanakan secara serentak Pilpres dan Pileg," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Pegang Pernikahan Kaesang, Erick Thohir Jadi Kuda Hitam Jokowi di Pilpres 2024
-
Dikenal Berani Roasting Para Pejabat, Kiky Saputri Ungkap Sosok Bekingannya
-
Tidak hanya dengan Ganjar Pranowo, Mahfud MD Mengaku Sering dijamu Anies Baswedan di Ruang Khusus
-
Cak Imin dan Prabowo Saling Ngotot Nyapres, Koalisi PKB-Gerindra Terancam Bubar?
-
Anies Baswedan Getol Safari Politik ke Daerah, Refly Harun: Ingat, Belum Resmi Jadi Capres
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Gubernur Khofifah, Wagub, dan Keluarga Salat Idul Adha di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya
-
Toyota Akan Pangkas Produksi Mobil di Luar Jepang, Terdampak ke Asia dan Timur Tengah
-
Senja dan Cinta yang Berdarah: Ketika Sastra Jadi Cara Melawan Pembungkaman
-
Kisah Nyata Perburuan Duo Kriminal yang Diidolakan: Fokus Utama The Highwaymen di Netflix
-
Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online
-
Momentum Idul Adha, BRI Group Salurkan Lebih dari 5.000 Hewan Kurban untuk Masyarakat
-
Mahoni: Lelaki yang Mengajakku Mencuri Jambu dan Berkeliling Naik Sepeda
-
Mencuci Jeroan Hewan Kurban di Sungai, Warga Surabaya Kena Sanksi
-
Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i
-
Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan