/
Selasa, 22 November 2022 | 16:51 WIB
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Suara.com/Ari Welianto)

Pertemuan antara mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka beberapa waktu lalu di Solo menjadi sorotan publik.

Terkait hal tersebut, pengamat poltik Arie Putra menilai pertemuan tersebut menjadi menarik lantaran Gibran merupakan anak sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi).  Sementara, Anies selama ini dianggap sebagai sosok pembeda Jokowi.

"Pertemuan itu jadi spesial karena orang yang cinta dan benci Pak Jokowi merupakan hidangan utama dalam kontestasi politik nasional," ujar Arie dalam kanal YouTube Total Politik yang dikutip dari Warta Ekonomi-jaringan Suara.com, Selasa (22/11/2022).

Menurut Arie, para pecinta Jokowi sudah terkanalisasi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang dianggap memiliki kemiripan. Bahkan ada yang menyebut Ganjar sebagai Jokowi kecil.

"Ganjar dianggap sebagai orang yang secara atributif sangat mirip dengan Pak Jokowi, bahkan ada istilah Jokowi kecil," kata dia.

Karena itu Arie menyebut Ganjar sudah menjadi orang yang dianggap sebagai simbol pemersatu para pecinta Jokowi. 

"Di sisi yang lain, orang yang benci tidak suka dengan Pak Jokowi itu menyerahkan kepercayaan politik kepada Anies Baswedan," ungkap Arie.

Lebih lanjut, Arie menilai Anies dan Ganjar akan hadir menjadi konteks polarisasi dalam mencintai dan membenci Jokowi. Menurut Arie, hal tersebut tidak akan terjadi jika mantan menteri pendidikan tersebut bertemu dengan Wali Kota Depok Mohammad Idris.

Hal tersebut akan dimaknai sebagai pertemuan biasa karena Anies dekat dengan konstituen PKS, beda dengan Gibran," tutur dia.

Baca Juga: Belajar dari Babang Cristiano Ronaldo, Tips Jaga Profesionalisme Agar Tetap Fokus di Piala Dunia 2022

Load More