/
Rabu, 23 November 2022 | 12:15 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (Suara.com)

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto menegaskan pentingnya koalisi untuk menghadapi Pemilu 2024. Hal tersebut kata dia berkaca pada pemilu di Malaysia yakni ketika dua partai yang memiliki suara terbanyak tak berkoalisi dan berakhir tak memimpin pemerintahan.

Apalagi kata Airlangga sejak reformasi, tak ada lagi partai politik yang bisa memenangkan pemilu dengan perolehan suara lebih dari 50 persen.  Pasalnya kata dia, paling tinggi hanya meraih suara 30 persen. 

"Pemilu itu bukan tujuan akhir, tujuan akhir kita adalah rakyat sejahtera. Karena itu, tidak ada satupun partai politik di Indonesia yang bisa menang pemilu sendiri," ujar Airlangga dalam pidato acara penutupan rapat koordinasi nasional (Rakornas) Bidang Media dan Penggalangan Opini (MPO) Partai Golkar yang dikutip dari Warta Ekonomi-jaringan Suara.com, Rabu (23/11/2022).

"Tidak ada satu partai partai politik yang hari ini, dalam konteks hari ini bisa menang di atas 50 persen," sambungnya.

Karena itu kata Airlangga, pihaknya mengambil cara berbeda untuk menghadapi Pilpres 2024, yaitu dengan mendeklarasikan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) sejak awal.

Menurut Airlangga, KIB merupakan kerja sama politik Golkar bersama Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Kendati demikian, pihaknya terus mencoba menarik partai politik lain untuk bergabung dengan koalisinya.

"Kami harus berkoalisi, kita harus menarik partai lain untuk mendukung capres yang diusung Partai Golkar sehingga kita bisa menang lebih dari 50 persen," paparnya.

Selain itu kata Airlangga,banyaknya partai politik yang bergabung dengan koalisi dapat memastikan kemenangan pada Pilpres 2024.

 Namun kata dia juga dapat membawa efektivitas dalam pemerintahan usai terselenggaranya kontestasi nasional tersebut.

Baca Juga: 'Lagi Mau Naikkin Pasaran Jadi Kandidat Capres' Cibir Refly Harun pada Mahfud MD yang Baru Bertemu Ganjar Pranowo

"Kami (Golkar) punya pengalaman juga, Pak Ical juga punya pengalaman, di mana paling penting adalah partai politik yang bisa membentuk koalisi yang bisa membuat pemerintahan efektif dan membuat program bisa berjalan untuk masyarakat," tandasnya

Load More