- Pemprov dan DPRD DKI Jakarta menetapkan anggaran pendidikan sebesar Rp19,75 triliun untuk tahun 2026 demi menjamin akses pendidikan warga.
- Sebagian besar anggaran dialokasikan untuk kesejahteraan guru sebesar Rp14,94 triliun serta berbagai program bantuan sosial bagi para peserta didik.
- Program tersebut bertujuan menekan angka ketimpangan sosial dan mencegah anak putus sekolah melalui peningkatan kapasitas sekolah serta rehabilitasi infrastruktur.
Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan DPRD DKI Jakarta menetapkan alokasi anggaran pendidikan untuk tahun 2026 sebesar Rp19,75 triliun.
Anggaran fantastis ini diproyeksikan untuk menekan angka ketimpangan sosial (gini rasio) serta menjamin seluruh warga ibu kota mendapatkan akses pendidikan yang layak.
Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, menyatakan dukungannya terhadap besaran anggaran tersebut.
Ia menegaskan bahwa dana ini harus menjadi solusi agar tidak ada lagi anak di Jakarta yang putus sekolah akibat kendala ekonomi.
“Hak setiap warga Jakarta adalah menikmati pendidikan yang layak. Jangan sampai ada anak yang putus sekolah atau bahkan buta huruf di kota sebesar Jakarta, hanya karena kondisi ekonomi keluarga. Negara harus hadir di sana,” ujar Yuke dalam keterangannya, Minggu (3/5/2026).
Berdasarkan rincian data, porsi terbesar anggaran dialokasikan untuk belanja pegawai guna menjamin kesejahteraan guru, yakni senilai Rp14,94 triliun atau sekitar 75 persen dari total pagu.
Selain itu, dana sebesar Rp3,25 triliun disiapkan untuk keberlanjutan program bantuan sosial KJP Plus bagi ratusan ribu peserta didik.
Pemprov DKI juga mengalokasikan Rp399 miliar untuk program Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) dan Rp253,62 miliar untuk perluasan program Sekolah Swasta Gratis (SSS).
Program sekolah swasta gratis ini rencananya akan menyasar 103 sekolah percontohan untuk meningkatkan daya tampung siswa di Jakarta.
Baca Juga: Banyak Perlintasan Sebidang Tanpa Penjaga, Pemprov DKI Jakarta Siap Support KAI
Di sisi infrastruktur, Yuke melaporkan bahwa hingga Maret 2026, sebanyak enam sekolah di wilayah Jakarta Barat telah rampung direhabilitasi dengan total serapan anggaran mencapai Rp126,12 miliar.
“Untuk menjawab tantangan gini rasio yang masih cukup tinggi, Pemprov DKI harus memastikan sekolah formal maupun program paket belajar tersedia bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujar Yuke.
Yuke menekankan bahwa Komisi D akan terus melakukan pengawasan ketat agar distribusi anggaran berjalan transparan dan tepat sasaran.
Ia juga mengingatkan pemerintah untuk mulai menyinkronkan kualitas lulusan sekolah dengan ketersediaan lapangan pekerjaan guna memutus rantai kemiskinan secara permanen.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Remaja 17 Tahun di Cipondoh Dicekoki Miras Lalu Diperkosa, Pelaku Utama Masih Buron!
-
Maut di Balik Salaman Terakhir: Eks Menantu Dalangi Perampokan Sadis Lansia di Pekanbaru
-
Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak
-
5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal
-
Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang
-
Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap
-
Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku
-
PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional
-
Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik
-
Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran