Pakar Kebijakan Publik Narasi Institute Achmad Nur Hidayat meminta publik jangan sampai lengah dengan kasus persidangan Ferdy Sambo karena tertutupi kasus besar seperti Kalideres.
“Publik jangan sampai lengah. Tersangka Ferdy Sambo ini telah disinyalir melebar ke kasus-kasus yang lain yang tidak kalah besarnya sebagaimana yang sudah publik ketahui. Tentunya semua yang terkait dengan tersangka kasus pembunuhan Brigadir Yoshua ini harus dapat diungkap ke publik,” jelasnya, dikutip dari Wartaekonomi, 24 November 2022.
“Publik perlu terus mengawasi jalannya persidangan ini hingga tuntas, begitupun dengan kasus-kasus lainnya yang akan terbongkar. Karena perhatian publik akan mengawal kinerja POLRI sebagai upaya untuk membersihkan POLRI dari anasir-anasir oknum yang menyalahgunakan jabatan,” tambahnya.
Menurut Achmad belakangan terjadi penundaan sidang Ferdy Samo karena alasan G20. Kemudian munculnya kasus Kalideres, sangat cukup untuk mengalihkan persidangan Ferdy Sambo Cs.
“Dari penundaan sidang kasus pembunuhan brigadir Yoshua kini mata publik beralih ke kasus kematian di Kalideres. Pemberitaan bertebaran di berbagai media online. Pengusutan Kasus kematian di Kalideres ini sepertinya menjadi bahan bagus untuk pengalihan isu,” ujar Achmad melalui keterangan tertulis, Kamis (24/11/22).
Bukannya tanpa alasan, Achmad melanjutkan bahwa asumsi-asumsi pun terus bermunculan. Hingga teori-teori tentang aliran sesat apokaliptik dan lain-lain yang membuat kasus ini semakin fantastis dan menarik untuk disimak.
Ia pun sepakat apabila kasus Kalideres yang terus diberitakan terus menerus mengambil perhatian publik.
“Boleh dikatakan bahwa framing terhadap kasus ini berhasil mengambil perhatian publik,” ungkapnya.
Achmad juga mengungkapkan adanya potensi kubu Ferdy Sambo Cs selaku terdakwa bisa istiarhat dari cecaran persidangan sekaligus menyusun ulang manuver agar mendapat keringan hukuman yang diinginkan.
Baca Juga: Setoran Pajak Karyawan Meningkat Tapi PHK Marak, Sri Mulyani Jadi Kikuk
“Dengan adanya kasus kematian di Kalideres ini bisa dikatakan menjadi sebuah kesempatan bagi terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Yoshua untuk bisa beristirahat dari cecaran hakim dan jaksa serta membuat manuver baru untuk bisa memenangkan kasus ataupun manuver untuk mencari jalan guna meringankan hukuman,” ungkapnya.
Jika demikian, menurut Achmad, maka dapat disimpulkan pengaruh kekuasaan Ferdy Sambo masih besar di kepolisian walaupun sudah diberhentikan secara tidak hormat.
Untuk diketahui, persidangan Ferdy Sambo ditunda sepekan dengan alasan untuk menjaga suasana kondusif keamanan selama berlangsungnya kegiatan Forum G20 di Bali.
Beberapa hari kemudian alasan pun berubah, Kejagung mengatakan sidang Ferdy Sambo ditunda karena untuk evaluasi bukan karena KTT G20.
Kini publik dihebohkan dengan kasus kematian misterius satu keluarga di Kalideres.
Berita Terkait
-
Kelicikan Pengacara Sambo Terbongkar Suruh Putri Candrawathi Pura-pura Covid, Benarkah?
-
Fakta Aneh Kasus Kalideres: Keluarga Rudy Jual Perabot Tanpa Mau Bertemu Pembelinya, Barang Ditaruh di Luar Rumah
-
Soal Dugaan Pemerasan hingga Setoran Tambang Ilegal ke Kabareskrim, Mahfud MD Disarankan Segera Lapor Jokowi
-
Ferdy Sambo Sebut Putri Candrawathi Kena Covid-19 Karena Tidak Patuh, Ingat Lagi Prokes di Keramaian!
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Permudah Kredit untuk Guru Bersertifikasi, Ini Keuntungannya
-
Amien Rais Sebut Pengaruh Seskab Teddy Kalahkan Tokoh Senior Dasco dan Sjafrie Sjamsoeddin
-
Tabrakan Maut di Tol Palindra, 3 Orang Tewas, Sopir Truk Kabur Tinggalkan Korban
-
Bawa Sejarah Kaum Nabi Luth, Amien Rais Desak Prabowo Jauhi dan Pecat Teddy Indra Wijaya
-
Polisi Amankan 101 Orang yang Diduga Berniat Membuat Kerusuhan pada May Day 2026
-
AJI Pontianak Soroti Nasib Pekerja Media di May Day, Kesejahteraan Masih Rentan
-
Sah! Dokumen Digital Kini Makin Sakti, Ini Cara Pakai E-Meterai Agar Lolos Rekrutmen Kerja
-
Apa Itu Outsourcing? Ini Bedanya dengan Pekerja Kontrak, Dianggap Sama Padahal Beda Nasib
-
Ingin Cantik, Malah Luka Serius, Korban Dokter Gadungan Eks Finalis Puteri Indonesia Alami Trauma
-
Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir