Beredar di media sosial video dengan klaim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai tersangka dalam kasus penggelapan dana APBD senilai Rp23 Triliun.
Dalam video ini juga disebutkan bahwa dana tersebut merupakan lebihan dana tunjangan profesi guru (TPG) pada saat Anies menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2016.
Video tersebut diunggah oleh kanal YouTube BENTENG ISTANA pada Rabu (23/11/2022) lalu.
Dalam unggahannya, kanal YouTube ini menuliskan narasi sebagai berikut.
"Berita Terbaru ~ 23 Triliun Dana APBD Digelapkan KPK Resmi Tetapkan Anies Tersangka ~ Viral News."
Dalam thumbnail video, terlihat potret Anies Baswedan yang sedang tertunduk di depan tumpukan uang diduga hasil korupsi. Mantan Menteri Pendidikan tersebut terlihat sedang berhadapan dengan Presiden Joko Widodo.
Tampak pula beberapa pria diduga petugas KPK dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh yang sedang mendampingi Anies.
Unggahan ini telah disaksikan lebih dari 5,3 ribu kali dan mendapatkan ratusan suka dari warganet.
Lalu benarkah klaim tersebut?
Baca Juga: Cara Instal MIUI 13 China Beta di HP Xiaomi, Redmi, dan Poco
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, klaim KPK menetapkan Anies Baswedan sebagai tersangka dalam kasus penggelapan dana APBD senilai Rp23 Triliun tidak terbukti benar.
Dikutip dari Republika.co.id, Kementrian Keuangan melalui Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo, menjelaskan bahwa lebihan dana tersebut disebabkan oleh target sertifikasi guru yang disampaikan Kemendikbud ke Kemenkeu tak mencapai target. Padahal, bendahara negara mengalokasikan anggaran berdasarkan data Kemendikbud.
Hal ini diungkap oleh Prastowo melalui akun Twitter-nya @prastowo.
Selanjutnya, karena target sertifikasi guru yang tidak tercapai, Kemendikbud menyurati Kemenkeu untuk memberitahu jika ada kelebihan anggaran yang ditransfer ke pemerintah daerah untuk pembayaran TPG. Lalu, kelebihan anggaran tersebut dikembalikan ke APBN.
Hingga saat ini, KPK belum memberikan pengumuman resmi mengenai penetapan Anies sebagai tersangka atas penggelapan dana seperti yang disebutkan pada video yang beredar.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa video dengan klaim KPK menetapkan Anies Baswedan sebagai tersangka dalam kasus korupsi dana APBD adalah hoaks. Unggahan tersebut masuk ke dalam konten yang dimanipulasi.
Berita Terkait
-
'Lega Lihat Tia Berhijab' Dokter Tifa Puji Anak Anies Baswedan Pakai Kerudung, Publik Pro Kontra
-
Menyikapi Langkah Relawan Amanat Indonesia yang Minta PAN Calonkan Anies Baswedan
-
Buru-buru Tepis Deklarasi Relawan Amanat Indonesia Dukung Anies Capres 2024, Waketum PAN: Itu Sikap Pribadi!
-
Hindari Wartawan, Sarimuda Tersangka Korupsi Malah Salah Jalan Keluar: Salah Pak, Salah!
-
Mahfud MD Pamer Foto Bersama JK dan Anies Baswedan, Warganet: Pak Anies Sebagai Apa?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026