Komentar tak sedap menyerang Nathalie Holscher saat membagikan video dirinya mengunjungi korban gempa Cianjur. Ia disorot karena memberi permen ke korban gempa.
Aksi julid netizen itu rupanya berbuntut sampai ke klarifikasi si penulis komentar. Belum lama setelah Nathalie Holscher membagikan videonya di tenda pengungsi gempa Cianjur, ia mengunggah video netizen yang menyerangnya, Jumat (25/11/2022) sore.
Hanya berdurasi 13 detik, video itu menampilkan sosok perempuan yang mengenakan jilbab dan atasan hitam. Perempuan tersebut mengatupkan kedua tangan dan sambil agak tersenyum menyampaikan permintaan maaf pada mantan istri Sule itu.
"Saya Novi Rafita Susanti, mohon maaf atas komentar yang kurang berkenan kepada Bunda Nathalie Holscher," ucapnya.
Menyertai video tersebut, Nathalie menuliskan, "Semoga tidak terulang lagi kedepannya dan menjadikan pelajaran."
Tiga jam setelah diunggah, video di akun TikTok @nathalieholscher14 itu telah disukai lebih dari 46 ribu warganet.
"Sekrang mbanya udh beli permennya blm..intuk d kirim k cianjur berapa mobil ya.." komentar netizen.
"Ini yang komen, ktanya bunda natalie cuman donasi permen doang trus dia juga bisa kali, lngsung deh di ulti bunda natalie," ungkap yang lain.
"Dalam bentuk ap pun Kita berbagi pada sodara Kita yg tertimpa musibah yg penting niat Kita Di iringi keiklasan
jadi jangan anggap remeh
#praycianjur," tambah warganet lainnya.
Baca Juga: Angkasa Pura II Targetkan Jumlah Penumpang Pesawat Tembus 60 Juta Tahun Ini
Dalam video sebelumnya, Nathalie Holscher terlihat sedang duduk di sebuah tenda pengungsian bersama warga dan anak-anak korban gempa Cianjur. Terdengar Nathalie mengucapkan bahwa dengan permen, anak-anak bisa bahagia.
"Yang penting happy ya... Tenang semua kebagian yaa," ucap Nathalie Holscher.
Tak hanya itu, ikuti naluri sebagai ibu Nathalie Holscher juga terlihat menghibur beberapa anak kecil di sana.
Namun, ada netizen yang mencibir Nathalie Holscher. Ia mengatakan, percuma Nathalie Holscher jauh-jauh datang ke Cianjur hanya untuk membagikan permen saja karena menurutnya permen tak membuat kenyang dan hanya untuk cuci mulut.
"Ngasih apaan.. permen saya juga mampu beli.. permen buat cuci mulut... bukan kenyang ke peruttt...," komentar salah satu netizen, dikutip Hops.ID dari Instagram @rumpi_gosip pada Jumat.
Tersentil oleh komentar netizen yang tidak menghargai aksi mulianya itu, Nathalie Holscher pun memberikan respons. Ia menjelaskan bahwa dirinya juga menyumbangkan sembako yang dia simpan di posko bantuan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
Terkini
-
Transforming Spaces with Canvas Prints: A Complete Guide
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry
-
BBRI Loyal Bagikan Dividen, Target Harga Saham Meroket
-
Rapat Internal Tertunda, Komisi II DPR Ungkap Ternyata RUU Pemilu Belum Ada Naskah Akademik
-
KPK: Partai Politik Rentan Korupsi, Belum Ada Sistem Keuangan dan Kaderisasi Terintegrasi
-
Di Balik Panas dan Jalan Berlubang: Menemukan 4 Sudut Syahdu di Kota Udang Cirebon
-
Timnas Indonesia Bakal Hadapi Lawan Sekelas Argentina pada November
-
Pernah Sebut Pasien RSJ Orang Gila, dr Gia Pratama Akui Khilaf dan Minta Maaf
-
Lebih dari 1 Juta Rekening Bank Diretas, Ancaman Siber Kini Beralih ke Pencurian Data Login