/
Selasa, 29 November 2022 | 16:59 WIB
Sujiwo Tejo dan Ganjar Pranowo (Instagram/ president_jancukers)

Budayawan Sujiwo Tejo ikut angkat bicara terkait penyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut bahwa pemimpin yang berambut putih serta memiliki kerutan di wajah merupakan ciri-ciri pemimpin yang memikirkan rakyat.
 
Melalui akun Instagram-nya, @president_jancukers mempertanyakan figur yang dimaksud oleh Jokowi. Apakah itu adalah dirinya sendiri yang juga aslinya berambu putih atau justru seorang pria yang ada di dalam foto unggahannya.

"Yth Pak @jokowi , yang njenengan maksud orang berambut putih itu saya atau tamu yang bertandang ke gubuk saya yang lahap dahar #bakso di slide 2 dan 3 itu. Mohon pencerahannya Pak," kata Sujiwo seperti dikutip Mamagini pada Selasa (29/11/2022).

Sujiwo Tejo lantas menceritakan sosok yang pernah mampir ke rumahnya. Dia adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Dalam unggahannya, Sujiwo Tejo juga mengungkap persamaan antara Jokowi dan Ganjar. Menurutnya, kedua kader dari PDI Perjuangan ini sama-sama pernah memberikan amplop kepada anaknya yang menikah.

Sujiwo Tejo juga menilai bahwa Gubernur Jawa Tenggah tersebut merupakan sosok yang paling pas sebagai penerus Jokowi.

"Balik ke soal rambut putih, Pak @Jokowi. Benarkah yang Bapak maksud adalah tamu saya itu? Soalnya karakternya sama. Cocok sebagai penerus," ujar Sujiwo.

"Dulu amplop Bapak juga langsung ke anak wadon mbarep saya @randudahlia. Lha tamu saya ini juga fotocopy Bapak. Amplopnya langsung ke anak wadon kedua saya @kennyarinonce," imbuhnya.

Unggahan dari Sujiwo ini pun sontak saja menjadi sorotan dari netizen. Dalam komentarnya netizen mengungkapkan bahwa Sujiwo bukanlah sosok yang dimaksud oleh Jokowi.

"Apa malah muridmu Mbah yang dimaksud Pak Jokowi?" tanya netizen.

Baca Juga: Ketika Budi Gunawan Candai Prabowo Soal Kerutan di Wajah Sesuai Kriteria Jokowi

"Rambut njenengan putih tapi wajah njenengan polos nggak ada kerutan. Jadi jelas njenengan mboten masuk kriteria lan jangan berharap," imbuh netizen lain.

"Mbah tolong sampaikan ya, jangan cuma pencitraan saja. Anda suruh ngurusi warga Wadas dan banjir. Kalau nggak mampu suruh mundur saja," kata netizen lain.

"Mbah dalang kan sudah jadi presiden kami para jancukers. Masa double jadi presiden +625 jan*** tenan," tambah netizen lain.

"Yang jelas bukan kamu Mbah. Wong kamu presiden seumur hidup kok di republik jancukers. Pak Jokowi ngomong soal calon pemimpin, bukan kamu," komentar netizen lainnya lagi.

Load More