Beredar video yang membandingkan kemampuan bahasa Inggris Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan Ketua DPR sekaligus Kader PDIP Puan Maharani.
Video itu diunggah oleh akun Instagram @shortnewsid. Pada sesi pertama menampilkan AHY yang tampaknya lebih lancar berbahasa inggris.
Dalam pernyataannya itu ia membahas masalah lingkungan atau Krisis Global.
"In Global Crisis, there is no north and south, no developed and developing nation, no rich and poor contries..," kata AHY dalam penggalan pidatonya.
Pada sesi kedua menampilan Puan Maharani yang saat itu berbicara dalam sebuah acara menggunakan bahasa inggris. Saat menyebut proliferation ia terbata-terbata.
"profil.. peras... profiliferation (proliferation)... of fake news" ujarnya.
Kemampuan berbahasa inggris dua elite politik ini jadi perbandingan netizen. Mereka memiliki pandangan masing-masing terkait skill AHY dan Puan. Diantaranya menilai seorang pemimpin harus jago berbahasa.
"Waduh mau jadi pemimpin ngomong Inggrisnya aja ke sodoran .....kelihatan cuma JAGO KANDANG," tulis rizq***
"Emang beda standard si biru dan si merah (parah)," kata arw***
Baca Juga: Dear Guru, Ini 4 Tips Jalin Komunikasi yang Baik dengan Orang Tua Siswa
"AHY Cocok jadi wapres.. Pa Anis..," tulis asepkurn***
Berita Terkait
-
Tampar Relawan yang Gelar Acara di GBK, Masinton PDIP: Bikin Kualitas Presiden Jokowi Downgrade!
-
Pasangan Capres-Cawapres Potensial Versi Indikator: Anies-AHY Lebih Unggul Ketimbang Ganjar-Erick Thohir
-
Survei SMRC: Hanya 20 Persen Warga Merasa Dekat dengan Partai Politik, Paling Banyak Merasa Lengket dengan PDIP
-
Orasi Ilmiah di UBK, Puan Maharani Ajak Pemuda Teruskan Cita-cita Bung Karno Bangun Karakter Bangsa
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan
-
3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna
-
Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain
-
Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'
-
Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi
-
Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke
-
Polri Gandeng Garda Satya NKRI Jaga Kamtibmas dan Ketahanan Masyarakat