Perjuangan panjang dan penuh tantangan yang dilalui oleh para kurir pengantar paket memang wajib diapresiasi. Misal saja seperti kisah kurir paket berikut ini.
Ya, beberapa waktu lalu viral kisah seorang kurir paket yang ternyata mendapatkan customer bocah.
Usut punya usut, ternyata bocah ini memesan liquid vape dan takut ketahuan orangtuanya.
Karena bocah tersebut takut ketahuan, alhasil bocil ini menghubungi sang kurir dan mengajaknya COD di tempat tak terduga.
Bukannya di rumah, kurir ini terpaksa menuruti kemauan si bocah untuk beralih ke tempat lain.
"Ada-ada saja customer bocilku satu ini," tulis akun @candrarahmat1. Sang customer sudah menyelipkan uang ke tempat penyimpanan rahasia agar bisa diambil oleh sang kurir.
Sebagai informasi, Cash on Delivery (COD) merupakan salah satu layanan jual beli online di mana pembeli tak melakukan pembayaran sebelum produk sampai di tempatnya.
Pembeli dan kurir biasanya melakukan transaksi saat paket sudah diterima. Tak muncul saat COD, customer menyelipkan uang di dekat cakruk atau pos kamling desa.
"Iki loh, aneh-aneh wae, COD paket deleh cakruk. Duite nengkene ki. Iki isine liquid, wedi konangan bapakne paling. Ket mbiyen COD nengkene terus. (Ini loh, aneh-aneh saja, COD paket dikasih ke cakruk. Uangnya ada di sini. Ini isinya liquid, mungkin dia takut ketahuan bapaknya. Dari dulu COD di sini terus)," kata sang kurir.
Dikutip dari laman Hitekno, postingan video yang dibagikan berhasil viral setelah ditonton lebih dari 1,8 juta kali dan memperoleh 117 ribu tanda suka.
Warganet mengaku geli melihat "kecerdikan" bocah tersebut. Tak sedikit yang berkomentar kocak melihat tingkah bocah yang meminta COD di tempat anti mainstream itu. Unggahan video viral ini memancing beragam komentar dari warganet.
"Akalnya pintar banget. Ada tempat buat nyembunyiin duit lagi," ungkap warganet.
"Habis ini ketahuan bapaknya langsung game over," balas salah seorang warganet.
"Gue kasih tahu bapaknya ah," celetuk akun lainnya.
"Kalau kurirnya ganti dia auto bingung," komentar pemilik akun lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Belajar Bisnis Media di Chongqing, Bantu Branding Daerah lewat Influencer
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2