Memulai ketenaran dengan aksi roasting terhadap pejabat, komika Kiky Saputri membuat penasaran Vincent, desta, Hesti, dan Enzy terkait hubungannya dengan pejabat yang pernah ia roasting.
"Ada enggak yang pernah marah sama lo?" tanya Desta, dikutip dari video yang diunggah pada Rabu (14/12/2022) di kanal YouTube TonightShowNet.
"Kalau beliau-beliaunya justru kebanyakan yang minta di-roasting," jawab Kiky.
Sementara itu, untuk pejabat yang memiliki protokol ketat dalam berinteraksi dengan orang lain, Kiky akan dihubungi oleh ajudan pejabat tersebut.
"Takut beliaunya marah, tapi alhamdulillah sejauh ini enggak. Jangan sampai," imbuhnya.
Selain pejabat, Kiky juga tak jarang diminta untuk melakukan roasting pada artis. Desta pun memancing Kiky, dengan mengatakan bahwa ada artis yang menolak di-roasting.
"Iya, termasuk Abang," ujar Kiky ke Desta.
Tertawa, Desta mengakui hal tersebut. Ia menjelaskan, dari dulu memang tak suka dengan konsep roasting, dan Kiky pun menghormatinya.
"Tapi itu hak, enggak apa-apa," ucap sang "Ratu Roasting".
Baca Juga: Bos Xiaomi Akui iPhone Apple Jadi Pesaing dan Standar Industri Ponsel
Sama seperti dengan artis, Kiky pun harus meminta izin pada pejabat yang hendak menjadi sasaran roasting-nya.
Enzy pun penasaran apakah Kiky sudah pernah me-roasting Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, pejabat yang memang dikenal menyeramkan.
"Pak Luhut belum pernah ya?" tanya Enzy.
"Belum, kayaknya Pak Luhut takut, deh," sahut Kiky, membuat keempat presenter Tonight Show tertawa.
Ucapan Kiky ini pun sekaligus menjawab tantangan dari netizen selama ini. Bahkan sejak November tahun lalu, ketika Kiky berkicau soal pengalaman me-roasting Fadli Zon dan Susi Pudjiastuti, warganet ramai-ramai menantangnya untuk me-roasting Luhut.
Setelah menyebut Luhut takut, Kiky menyatakan bahwa dirinya tak takut untuk me-roasting pejabat 75 tahun itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026