/
Jum'at, 16 Desember 2022 | 12:14 WIB
Irfan Hakim pakai batik parang di pernikahan Kaesang dan Erina. - (Instagram/@irfanhakim75)

Dikutip dari situs web resmi Kraton Jogja, motif parang merupakan "lambang kekuasaan, kebesaran, kewibawaan, dan kecepatan gerak." Ada beberapa jenis motif parang, antara lain parang rusak barong, parang barong, parang gendreh, hingga parang klithik.

Pemilihan motif batik parang ini perlu diperhatikan secara bijak dan teliti, khusunya motif batik parang rusak barong, yang bisa dilihat dari ciri khas "ukuran lebih dari 10 cm hingga tak terbatas." Memiliki filosofi cukup sakral, motif batik ini tak bisa dipakai secara sembarangan dan hanya boleh untuk acara tertentu.

Konon jika dipakai dalam acara pernikahan, batik parang rusak barong akan memberi dampak buruk dalam kehidupan rumah tangga sang pengantin.

Load More