Bully di dunia maya, yang disebut cyberbullying, tak kalah menyakitkan dengan bully di dunia nyata. Meski seseorang tak melihat si pelaku secara langsung, efek yang ditimbulkan sama-sama bisa membuat korban jadi cemas, gelisah, bahkan trauma.
Itulah yang dialami seorang remaja di Michigan, Amerika Serikat. Ia dan pacarnya mengalami cyberbullying selama hampir setahun.
Dilansir dari Your Tango, tak hanya penghinaan secara daring, kedua remaja tersebut juga seolah dikuntit kemana pun mereka pergi. Si pelaku akan mengirim pesan seolah tahu di mana lokasi kedua remaja tersebut.
Remaja tersebut kemudian mengadukan cyberbullying tersebut kepada pihak sekolah, yang kemudian melaporkannya ke kepolisian setempat.
Polisi langsung dapat mengidentifikasi pelaku dengan mencocokkan alamat IP yang digunakan untuk mengirim pesan.
Betapa kagetnya si remaja ketika tahu bahwa pelaku cyberbullying adalah ibunya sendiri, yang selama ini ternyata menggunakan identitas palsu seolah-olah pelaku adalah seorang teman yang seumuran.
Peristiwa yang aneh tapi nyata ini pun langsung mendapat simpati dari warganet. Tak sedikit pula yang penasaran apa motif sang ibu melakukan hal yang begitu kejam kepada putrinya.
Dikutip dari Instagram @pubity, warganet menduga-duga alasan si ibu melakukan cyber bullying.
"Ibu ini mungkin cemburu pada putrinya," kata salah satu warganet, sambil menambahkan bahwa ini umum terjadi ketika sang anak mulai berpacaran.
Baca Juga: Review Anime Tensei shitara Ken Deshita: Hidup sebagai Pedang di Isekai
"Mungkin dia tidak memiliki kendali karena putrinya berkencan dengan pria ini, jadi dia mencoba untuk mematahkan semangatnya dengan cara ini?" tebak warganet yang lain.
"Bisa jadi apa saja. Mungkin ibunya khawatir putrinya membuat pilihan yang buruk dan mulai mengikutinya untuk melihat apa yang dia lakukan. Mungkinkah ibu itu ingin menakut-nakuti anaknya secara langsung?" tanya warganet lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh
-
Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia
-
Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli
-
Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?
-
Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
BBM Mulai Normal, 47 SPBU di Flores Kembali Beroperasi Setelah Gempa
-
Kecelakaan Tunggal Mobil Suzuki Carry Terjun ke Jurang di Ciamis, Ini Kronologi Lengkapnya
-
Belanja Pakai BRImo di Bazaar Pesona Merdeka, Pengunjung Bisa Bawa Pulang Hadiah!
-
Usai Upacara HUT RI ke-81, Prabowo Panggil Semua Komandan: Menghadap Saya, Kerjakan
-
Kendal Tornado FC Disambut Dua Laga Tandang, Ini Komentar Stefan Keeltjes