Belakangan, pengacara Kamaruddin Simanjuntak kerap hadir menjadi tamu di sejumlah podcast salah satunya yakni milik Uya Kuya.
Namun, baru-baru ini salah satu pernyataan Kamaruddin Simanjuntak ternyata membuat salah satu ormas tak terima.
Pada salah satu sesi, Kamaruddin Simanjuntak sempat memberikan komentar jika bukan hal asing jika polisi bekerja untuk para mafia.
Hal tersebut, lantas tuai pro kontra dan berujung pelaporan ormas GERAH 'gerakan rakyat anti hoax' bermaksud mengambil tindakan pelaporan.
Dikutip dari laman Hops.id---Jaringan Suara.com, Kamis, 22 Desember 2022 lalu pihak ormas tersebut resmi melaporkan Uya Kuya dan Kamaruddin Simanjuntak, yang mana pihak pelapor juga telah menunjukkan bukti laporan tersebut kepada publik.
Pihak koordinator dari ormas gerah tersebut, menyampaikan beberapa pesan mengenai laporannya kemarin kepada publik.
“Saya selaku koordinator dari ormas gerah, telah melaporkan pengacara yaitu Kamaruddin Simanjuntak dan Surya Utama atau yang biasa disebut Uya Kuya” jelasnya.
“Yang pada awalnya kita ingin melaporkan ke pihak polda metro jaya, namun arahan dari tim siber kita direkomendasikan untuk melaporkan ke polres Jakarta Selatan, terkait dengan konten Youtube yang mana Kamaruddin Simanjuntak mengatakan bahwa kepolisian dimana rata-rata bekerja 1 minggunya itu untuk negara dan 3 minggunya itu mengabdi pada mafia,” ungkap Koordinator Gerah, yang dilansir oleh Hops.ID dari laman Youtube Intens Investigasi, pada tanggal 24 Desember 2022.
Pihak ormas gerah juga menambahkan beberapa hal terkait laporan tersebut, yang mana menyangkut beberapa pasal termasuk UU ITE di dalamnya.
Mereka juga menjelaskan bahwa apa yang disampaikan oleh Kamaruddin Simanjuntak pada podcast Uya Kuya tersebut, dimana dapat berpotensi memunculkan keonaran dan kabar yang tidak benar.
“Membuat keonaran di masyarakat itu ancamannya 10 tahun,itulah mengapa itu diwanti-wanti oleh pelapor, kepada Uya Kuya kenapa dia menerbitkan sesuatu yang menurut pelapor, itu adalah fitnah dan kabar bohong yang cenderung orang tidak lagi menghargai dan percaya pada Polri, padahal polri ini tentu di kehidupan sehari-hari perannya sangat berguna khususnya menciptakan keamanan” imbuhnya.
Hingga kini belum ada konfirmasi dari pihak Uya Kuya maupun pengacara Kamaruddin Simanjuntak mengenai laporan yang dibuat oleh ormas tersebut, setelah viralnya pernyataan dari pengacara kondang itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Calon Atlet Tinju PON Lampung Dikeroyok Saat Hendak Latihan, 3 Pelaku Ditangkap
-
Minyak Sawit dan Kopi Indonesia Jadi Komoditi Paling Diminati di Chongqing
-
Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Cek Rincian Lengkap untuk Semua Ukuran
-
Huawei MatePad Mini Resmi Meluncur, Tablet Mini Tertipis dan Teringan Dibanderol Rp8,9 Juta
-
Ramalan Zodiak Kamis 25 Juni 2026: Cancer, Virgo, dan Capricorn Beruntung Besar Hari Ini!
-
Hasil Piala Dunia 2026: Bosnia Jaga Asa ke 32 Besar dan Singkirkan Qatar
-
Dari Fort Du Bus hingga Trikora: Membaca Papua dari Arsip Kolonial
-
Industri AI Perbankan Kian Diminati, 96 Persen Perusahaan Siap Beri Gaji Lebih Tinggi
-
Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...
-
Pompa Air Otomatis yang Bagus Merek Apa? Ini 4 Rekomendasi Terlaris dan Hemat Listrik