Saat ini, rasanya hampir semua artis memiliki kanal Youtube atau Podcast sendiri. Selain berisi keseharian diri sendiri dan keluarga, tak jarang para artis ini juga mengundang para bintang tamu untuk mengisi konten Youtube atau Podcast mereka.
Tak sedikit di antara konten YouTube atau Podcast para artis ini yang kemudian menjadi viral. Selain mendatangkan cuan karena jumlah penonton yang banyak, hal ini juga berdampak pada semakin dikenalnya nama artis si pemilik konten.
Salah satu artis yang kini sedang serius mengembangkan konten miliknya sendiri adalah Cinta Laura. Artis cantik multitalenta ini memiliki kanal Youtube yang diberi nama PUELLA ID.
Dalam kanal tersebut, Cinta Laura kerap mengundang narasumber perempuan inspiratif untuk membagikan kisah dan pemikiran mereka.
Berbeda dengan artis lain pada umumnya yang kerap mengejar konten viral, Cinta Laura justru tidak membuat konten yang berisi hal-hal sensasional.
Mungkin itu sebabnya kontennya tidak pernah menjadi trending di Indonesia.
Dalam potongan video yang diunggah akun Instagram @insta_julid, yang dipantau Senin (26/12/2022), perempuan blasteran Jerman ini menanggapi soal mengapa kontennya tak pernah menjadi viral atau trending.
Cinta Laura mengakui bahwa podcast-nya tidak pernah menjadi trending nomor 1 di Indonesia.
"Dan untuk menambahkan, memang benar belum satu pun podcast-ku yang bisa tranding topik nomor 1 di Indonesia. But it's okay," katanya.
Baca Juga: Denny Cagur Tanya Soal Silsilah Keluarga, Jawaban Fajar Sad Boy Bikin Emosi Sekaligus Ngakak
Cinta Laura mengaku tetap bangga, sebab podcast-nya memiliki niche audience yang kuat.
Seakan memberi contoh, Cinta Laura mengungkapkan bahwa dia sering mengadakan seminar di kampus. Dan di sana banyak mahasiswa yang mengatakan suka dengan topik podcast-nya.
"Kak aku suka banget dengan podcast kakak, keep doing it, cause it changed my life," tutur Cinta Laura meniru ucapan para mahasiswa.
Cinta Laura pun menegaskan, dirinya tak memerlukan validasi dari orang lain, buatnya yang terpenting adalah bisa bermanfaat untuk orang lain.
“Buat aku itu cukup karena apa yang aku lakukan bukan untuk validasi eksternal dari orang lain," tuturnya.
Apa yang dikatakan Cinta Laura disetujui oleh banyak warganet. Banyak warganet mengakui bahwa kebanyakan konten yang viral dan trending sebenarnya tidak bermutu.
"Yang trending rata-rata gak jelas kaya podcastnya Denise," kata warganet.
"Karena yang mudah viral di +62 adalah konten negatif," sambung warganet lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?