Belum lama ini publik dikejutkan oleh kabar penolakan pembangunan masjid yang dilakukan oleh warga dari wilayah Daegu, Daehyeon-dong, Korea Selatan.
Mengingat banyaknya imigran, tentu saja pihak pemerintah setempat bermaksud melakukan pembangunan masjid di wilayah Daegu.
Letak masjid yang nantinya dibangun akan berlokasi tak jauh dari Kyungpook National University atau letaknya bersebelahan.
Diprotes besar-besaran, warga sampai memblokade akses menuju masjid dan memasang sejumlah spanduk.
Dikutip dari laman South China Morning Post dan Matamata.com, puncak protes itu terjadi pada 15 Desember 2022 lalu.
Dikabarkan beberapa warga setempat terlihat memanggang babi tak jauh dari lokasi di mana masjid itu dibangun.
Bahkan diberitakan pula ada beberapa warga yang meletakkan tiga kepala babi di gang akses menuju rumah ibadah umat Muslim tersebut.
Tak cuma sekali, warga beraksi dengan memberikan kepala babi di dekat masjid sudah dilakukan sebanyak tiga kali.
Aksi warga menaruh kepala babi itu pertama kali dilakukan pada 27 Oktober 2022. Selanjutnya, aksi digelar pada 14 November 2022 dan 6 Desember 2022.
Baca Juga: Kritik Rencana Sistem Proporsional Pemilu Tertutup, Fahri Hamzah: Ini Tradisi Partai Komunis
Menurut perwakilan mahasiswa Muslim di universitas tersebut, sikap Islamophobic warga sekitar kian hari kian menjadi-jadi.
"Mereka memanggil kami teroris, mereka memasang baner menentang agama kami," kata Razaq.
Oleh karena itu, Razaq menilai aksi keras penolakan warga sekitar sudah merupakan bentuk gerakan Islamophobic.
"Apalagi aksi mereka kalau bukan Islamophobic?" kata Razaq.
Sementara itu, pihak pemerintah Kota Daegu dikabarkan tidak bisa mengambil sikap atas aksi penolakan keras warga terhadap pembangunan masjid.
Pejabat Kota Daegu mengungkap, tidak memiliki wewenang untuk membersikan kepala babi tanpa persetujuan dari penduduk.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Harga Pertamax Naik Terus, Ini 7 Pilihan Mobil Bekas 7-Seater yang Irit dan 'Ramah' Pertalite
-
Sinopsis From, Serial Horor Misteri Debut dengan Skor 100 dari Rotten Tomatoes
-
Skuad Timnas Indonesia Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Coret Satu Pemain
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Apa Beda Cushion dan Foundation? Ini 7 Merk yang Cocok untuk Kulit Berminyak
-
Cek 7 Tanda Daycare yang Aman bagi Bayi Agar Tidak Menjadi Korban
-
Kondangan ke Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju, Prabowo dan Bahlil Kompak Komentar Soal Makanan
-
Foundation yang Bagus Merk Apa? Cek 7 Rekomendasi Terbaik Coverage Halus Seharian
-
Ubed Jadi Pahlawan, Indonesia Comeback Kalahkan Thailand 3-2 di Piala Thomas 2026
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!