Belakangan ini beredar video bahwa Ketua KPI mengakui kalau menolak suap dari Nikita Mirzani. Lantaran artis yang kerap disebut Nyai itu berniat memboikot Bunda Corla dari stasiun televisi manapun.
Informasi ini didapatkan melalui unggahan kanal Youtube Satu Klik TV yang dibagikan pada Senin (23/1/2023). Dalam unggahan kanal Youtube itu dinarasikan sebagai berikut.
"Ketua KPI Mengaku Menolak Suap Nikita Mirzani, Niat Memboikot Bunda Corla dari TV Gagal,"
Seperti yang diketahui kalau saat ini, Nikita Mirzani secara terang-terangan ingin melibas Bunda Corla. Ia kerap membeberkan aib sang selebgram dan mengancam akan menjebloskannya ke penjara.
Hingga saat ini unggahan video itu telah dilihat sebanyak 7,8 ribu kali tayangan. Lantas benarkan klaim video tersebut.
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran, klaim bahwa Ketua KPI mengaku menolak suap Nikita Mirzani dan berniat untuk memboikot Bunda Corla dari TV adalah salah.
Dalam video berdurasi 3 menit 35 detik itu, sang narator hanya membacakan artikel yang berjudul "Bunda Corla Masuk TV, Nikita Mirzani Ancam Laporkan Ke Pihak KPI : Target Gue Dia Dipenjara," yang diunggah oleh kanal TribunSumsel.com.
Jika video tersebut diklik hanya menayangkan beberapa tayangan foto perseteruan antara Bunda Corla dan Nikita Mirzani. Dalam video itu tidak ada pernyataan langsung dari ketua KPI mengenai pengakuan suap yang dilakukan oleh Nikita Mirzani.
Baca Juga: Pacar Bule Nikita Mirzani, Antonio Dedola Jadi Mualaf, Segera Dilamar?
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa video dengan klaim Ketua KPI mengaku tolak suap dari Nikita Mirzani untuk memboikot Bunda Corla dari layar kaca adalah hoaks. Unggahan tersebut masuk ke dalam konten yang dimanipulasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Masuk Kerja Lagi Setelah Lebaran? Ini 7 Cara Melawan 'Magical' Biar Nggak Malas Gerak
-
Bank Sumsel Babel Ingatkan Bahaya Modus Penipuan Pasca Lebaran, Ini yang Harus Diwaspadai
-
Prancis vs Brasil: Panggung Pembuktian Kylian Mbappe Sebelum Piala Dunia 2026
-
Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?
-
Hindari Macet Tol Cipali Malam Ini, Pemudik Disarankan Keluar di Cirebon dan Lewat Pantura
-
Keluhan Pemudik Asal Bogor, Terjebak Macet Horor di Tol Cipali Malam Ini
-
'Mau Abang Culik?', Bocoran Chat Oknum Kader HMI yang Dikaitkan dengan Dugaan Pelecehan
-
Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar
-
Abdul Wahid Disidang, Publik Singgung Dinamika Politik Senggol SF Hariyanto
-
Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak