Seorang balita berusia empat tahun di Cilegon, Banten, menjadi korban penculikan pada Senin (2/1/2023) sore.
Bocah berinisial AS itu diculik oleh orang tak dikenal di sebuah warteg.
Kejadian penculikan itu bermula saat AS bersama sang kakak yang masih berusia tujuh tahun dibujuk oleh pelaku untuk membeli es krim di pusat perbelanjaan di Kota Cilegon.
Setelah itu, kedua anak tersebut diajak makan di warteg. Pada saat di warteg, kakak korban dibujuk untuk menjemput ibu korban agar bisa makan bersama.
Namun begitu, saat ibu dan kakak korban tiba di warteg yang dimaksud, korban dan pelaku telah menghilang.
Beruntung, AS saat ini telah berhasil ditemukan dan bisa berkumpul kembali bersama keluarga.
AS ditemukan berawal dari informasi seseorang yang melihat korban mengemis.
Informasi tersebut pun sampai di telinga ayah korban yang kemudian meminta bantuan pihak kepolisian untuk menindaklanjuti informasi tersebut.
Benar saja, AS akhirnya berhasil ditemukan bersama pelaku. Kini pelaku pun telah diamankan pihak terkait.
Baca Juga: Series Skaya and The Big Boss Sukses Tembus 1 Juta Penonton di Hari Pertama
Sementara itu, dalam video yang beredar di media sosial, terlihat suasana haru menyelimuti kembalinya AS ke rumah.
Sang ibu tak henti-henti mendekap buah hatinya. Adapun sang ayah sampai menangis haru sembari bersujud karena merasa bersyukur anaknya telah berhasil diselamatkan.
Video momen haru kembalinya AS ke keluarga pun viral di media sosial dan mendapatkan berbagai respon dari warganet.
"Boleh ga si yg nyulik2 anak itu biar dpenjara jadi bulan2an napi.. ga ngarti LG gua otak si penculik anak kecil dia culik dia jadiin pengemis .. ga mikir apa hati orgtua nya gmna kehilangan anaknya" ujar warganet.
"Cara efektif adalah sudah jangan ngasih2 ke pengamen yang pake baju badut atau anak kecil di stopan.. karena belum tentu mereka org tidak mampu, tapi anak yang diperkerjakan dan korban penculikan. Harusnya dinas sosial atau satpol pp merazia dan menanyakan anak2 tersebut tktnya mereka itu korban penculikan." kata netizen.
"Pak polisi, kiranya bapak bisa menelusuri setiap pengemis anak2, pastikan Siapa oranguanya, apa bener itu orangtua kandung. Sapa tau bnyak pengemis anak lainnya seperti ade itu. Kasian pak liat pengemis2 anak dijalan tuh" papar warganet.
Berita Terkait
-
Main Petak Umpet di Kontainer, Bocah Bangladesh Terbawa Sampai ke Malaysia
-
Heboh Pesan Berantai Penculikan Anak di Bekasi, Warga Dibuat Geram dengan Fakta yang Terungkap
-
Klaim Dijebak Video Mesum, Ketua DPRD Penajam Paser Utara Syok Aktivitas di Kamar Hotel Direkam Diam-diam
-
Fakta-fakta Pria Klaten Kabur 25 Tahun Gegara Takut Disunat, Pulang Berkat Video YouTube
-
Lirik dan Chord Lagu Aiya Susanti yang Viral, Ada Link Download Legal
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Profil Jan S. Maringka, Mantan Kejati Sulsel Disebut-sebut Calon Jaksa Agung RI
-
Budaya 'Kondangan Akademik' Mahasiswa: Bentuk Dukungan atau Tekanan Sosial?
-
Modal Kecil, Untung Maksimal: 5 Ide Bisnis Kuliner Kekinian yang Lagi Viral!
-
Andi Sudirman Terima Penghargaan Dekranas, Mendagri Puji Sulsel Sebagai Tuan Rumah
-
Parkir Liar di Makassar Kembali Makan Korban, Munafri Ultimatum PD Parkir
-
Bukan Spanyol, Ini Alasan Legenda Real Madrid Jagokan Perancis Juara Piala Dunia 2026
-
AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS
-
Tragedi Maut Pantura Indramayu: Kecelakaan Beruntun di Lohbener, 10 Orang Meninggal Dunia
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket