Seolah cuek dengan komentar miring publik, Aldila Jelita baru-baru ini kembali bikin geger lantaran mengunggah foto black card. Bukan dari bank, ia memamerkan dua kartu hitam dari salah satu perusahaan asuransi ternama.
Diketahui, kartu hitam dari merek asuransi ternama itu memiliki premi yang cukup tinggi bahkan limitnya bisa mencapai miliaran rupiah.
Lewat akun Instagramnya, ia memamerkan dua black card atas nama kedua anaknya Amabel dan Dafania. Istri Indra Bekti ini mengaku bila tindakannya memakai asurasi sebagai bentuk mitigasi resiko untuk anak-anaknya.
"Alhamdulillah, ikhtiarku dalam memitigasi resiko terhadap anak-anakku sudah resmi berjalan, harga preminya pun sangat reasonable dan bisa diadjust sesuai kemampuan," tulisnya sebagai keterangan.
Aldila juga menyinggung bila harga black card ini cukup ekonomis.
Sontak saja unggahan ini langsung dibanjiri komentar dari warganet. Tidak sedikit yang menyentil Aldila Jelita lantaran sebelumnya sempat membuka galang donasi untuk pengobatan Indra Bekti.
Kala itu Aldila Jelita memutuskan untuk galng donasi diduga lantaran rumah sakit tempat Indra Bekti dirawat tidak bekerja sama dengan BPJS dan asuransi yang dimiliki tidak bisa menutup semua biaya perawatan.
"Lucu, punya asuransi, galang donasi padahal artis banyak aset. Masih banyak di luar sana hidup sengsara. Contoh artis alm Pak Ogah bertahun-tahun sakit tidak open donasi," komentar seorang warganet.
"Yang kayak gini minta donasi. Malulah lu sama orang yang di bawah lu. Sakit parah tanpa minta donasi. Takut miskin lu ya," tulis warganet lainnya.
Baca Juga: Batal Pulang Cepat, Bunda Corla Putuskan Tinggal Lebih Lama di Indonesia
"Gitu dong punya asuransi, gak perlu galang dana sama rakyat jelata," celetuk salah satu warganet.
"Cair hasil galang dana, malu mba, mampu tapi seolah gak mampu. Di luar sana banyak yang lebih parah sakitnya itu gak tu minta galang dana kayak mbaknya. Yang BPJS lagi, miris beud," tambah warganet yang berbeda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
DPRD Sulsel Minta Proyek PSEL Makassar Dihentikan
-
Choi Minho SHINee Pamer Teknologi AI Rumah Pintar yang Makin Personal Milik LG
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Nekat Palsukan Tanda Tangan Demi Bantuan Pompa Air, Karier Politik Kader PDIP Selayar Tamat
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M