Kerap menghibur publik dengan kata-katanya yang puitis, Fajar Sadboy nampaknya tak bisa lagi wara wiri di layar televisi. Hal ini lantaran ayahnya, Erol Labatjo diduga tidak memperbolehkan remaja tersebut kembali ke Jakarta.
Dugaan ini muncul lantaran beredar sebuah video percakapan antara Erol Labatjo dan juga lelaki diduga manajemen yang menaungi Fajar Sadboy.
Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram rumpi_gosip tersebut, Erol Labatjo menyinggung mengenai nama baik keluarga. Percakapan keduanya pun sempat berlangsung alot.
Erol Labatjo bersikeras bisa menjaga Fajar sementara perwakilan diduga manajemen terus berusaha meyakinkan mengenai membawa sesuatu ke media.
"Akan saya jaga, Bapaknya Fajar," tegas Erol Labatjo.
"Ini kan soal saya dia, ini nggak sampai ke media, bapak nggak malu dong," timpal pria tersebut.
Tak mau kalah, Erol Labatjo menyebut bila dirinya tidak malu melainkan menjaga nama baik.
"Tidak malu saya, nama baik," sahut ayah Fajar tersebut.
Sontak saja video yang diunggah ini menuai dukungan dari warganet.
Baca Juga: Ria Ricis Pamer Testpack Dua Garis ke Tengku Ryan, Moana Bakal Punya Adik?
"Good pak, salut sama bapaknya. Ngapain terkenal, viral sesaat bukan prestasi dan masuk TV cuma jadi bahan bercandaan doang," dukung seorang warganet.
"Bener sih, mending Fajar kembali sekolah sampe selesai sambil kembangkan lagi bakat komedi. Selesai sekolah balik ke Jakarta lagi pasti tetap diterima," tambah warganet lain.
"Mungkin kenapa orang tuanya ga setuju karena Fajar diundang ke tv tuh buat ceritain percintaan mulu. Sedangkan di umur Fajar itu harusnya lebih ke prestasi sekolah, bukan mikirin cinta-cintaan," tambah warganet yang berbeda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
ARTJOG Minta Maaf atas Insiden Pemukulan Seniman, Evaluasi Sponsor Pasca-Protes Didit Foundation
-
Terjepit Harga Bahan Baku Naik dan Gelombang PHK, Omzet Pengusaha Kopi Sidoarjo Anjlok 50 Persen
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!