Nama Gita Savitri belakangan ini santer menjadi perbincangan publik soal pilihannya untuk childfree. Sempat dituding dengan berbagai hal jahat, akhirnya sang suami alias Paul Partohap buka suara.
Tak dapat dipungkiri komentar jahat warganet yang dilontarkan ke dirinya dan sang istri kerap membuatnya emosi. Hal itu karena ada beberapa komentar yang sudah melewati batas menurutnya.
"Aku tuh kadang-kadang emosi kalau mereka itu sudah melewati batas yang hubungannya dengan kamu," kata Paul Partohap dalam tayangan video Youtube di akun Gitasav, Rabu (15/2/2023).
Paul Partohap mengaku kalau dirinya dituding mandul hingga lemah syahwat. Namun, ia merasa santai dan sudah tidak mempan lagi baginya lagi.
"Kalau mereka ngatain aku mandul, aku sudah nggak peduli lagi sebenernya atau lemah syahwat, atau bahkan sebenernya aku pengen punya anak cuma aku nggak berani sama aku," ucap pelantun lagu "Will You?" itu.
"Itu sebenernya sudah nggak ngaruh lagi kepadaku," imbuhnya.
Namun, ia merasa tidak terima jika komentar jahat itu diarahkan dengan maksud kebencian ke sang istri.
"Cuma intinya yang bikin aku emosi tuh komen-komen yasudah nikah lagi saja, poligami, itu kan dibolehin dalam Islam. Hubungannya sebenernya yang menghina kamu, nah itu bikin aku emosi," tuturnya.
Untuk mengatasi komentar-komentar kebencian dari warganet itu. Paul lebih memilih untuk menghapus komentarnya bahkan memblokir beberapa akun warganet.
Baca Juga: 5 Kuliner Tradisional Yogyakarta yang Menggugah Selera, Sudah Coba?
"Jadi aku bebas saja delete komen, blokir mereka. Aku males saja sebenernya respons mereka. Aku merasa energi aku terlalu worth itu buat mereka," pungkasnya.
Seperti yang diketahui belakangan ini nama Gita Savitri ramai diperbincangkan. Pasalnya ia mengeluarkan pernyataan kalau rahasia awet mudanya karena keputusannya untuk childfree.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026