Ibunda Ferry Irawan, Hariati mengaku bingung terhadap perubahan sikap menantunya, Venna Melinda.
Hariati pun berusaha untuk dapat menjalin komunikasi dengan Venna Melinda, namun tak digubris.
Ia kemudian berharap agar dapat bertemu langsung dengan menantunya tersebut saat sidang perdana perceraian Ferry dan Venna pada Kamis (16/2/2023).
Namun sayang, Harapan Hariati itu kembali pupus lantaran Venna Melinda tak hadir dalam sidang tersebut.
"Maksudnnya mo nanyak, ada apa. Ke mami ni mami salah apa ke Venna. Selama ini kan kita baik-baik aja," ucapnya, dalam vidio yang diunggah kanal Youtube cumicumi, Kamis.
Menurut Hariati, selama ini hubungan mereka baik-baik saja, hingga munculnya kasus dugaan KDRT yang dilakukan putranya terhadap Venna Melinda.
"Nggak pernah ribut. Nggak pernah apa-apa," terangnya.
Ia pun mengaku sayang terhadap menantunya tersebut.
"Sayang aja namanya ke menantu, tapi kalau dari sana balasannya kayak gini ya nggak apa-apa. Mungkin udah karakter ya," ucapnya.
Baca Juga: Melantai Perdana di IIMS 2023, Royal Enfield SCRAM 411 Bisa Dipinang Mulai Rp 130 Jutaan
Sebelum kejadian tersebut, kata Hariati, Ia sempat berkomunikasi dengan Venna Melinda.
Namun setelahnya, Venna Melinda seolah enggan berkomunikasi dengan dirinya dan mereka tak bertemu hingga hari ini.
"Terakhir mau ke kediri masih komunikasi masih video call," jelasnya.
Berita Terkait
-
Tak Terima Ferry Irawan Disebut Pengangguran, Ibunda Beberkan Sang Anak yang Bantu Masak, Angkat Jemuran hingga Antar Anak
-
Diblokir dari Semua Akses Komunikasi dengan Venna Melinda, Ibunda Ferry Irawan: Berharap Banget Ketemu
-
Dalam Gugatan Perceraian, Ferry Irawan Sebut Venna Melinda Sakiti Diri Sendiri Lantaran Ditolak Berhubungan Badan Oleh Dirinya
-
Ibu: Ferry Irawan Awal Menikah Memang Pengangguran, Venna Melinda Mau Terima kok
-
Saking Bucinnya, Venna Melinda Kurung Ferry Irawan di Kamar
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar
-
Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan
-
Makan Siang Terakhir di Coban Gede: Keriangan 9 Pelajar SMKN 1 Gempol Berujung Tragedi
-
Cinta untuk Perempuan yang Tidak Sempurna: Teman Teduh Memeluk Kerapuhan
-
Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed
-
DSI Diminta Jadi Operator Bisnis, Bukan Regulator Baru
-
Kulkas Mini Paling Bagus Merek Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Hemat Listrik dan Tempat
-
Sinergi Mengemaskan Indonesia, Pegadaian - Pupuk Kaltim Kolaborasi Demi Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Studio DEEN Siap Garap Anime Baru Higurashi: When They Cry Setelah 20 Tahun