Iwet Ramadhan baru saja membagikan kabar kurang mengenakan tentang dirinya. Dalam unggahannya di Instagram pribadi yang dilihat Senin (20/2/2023), diketahui bahwa dirinya tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Sang penyiar radio tersebut diketahui mengalami perdarahan di selaput otak, yang puncaknya menyebabkan tubuh sebelah kiri melemah drastis.
Menurut lelaki berusia 41 tahun ini, ia sudah merasakan sakit kepala selama lebih dari tiga minggu. Namun, hal tersebut hanya diatasinya dengan minum paracetamol.
"Sudah sakit kepala lebih dari tiga Minggu, constantly on paracetamol day and night. Sampai puncaknya, 14 Februari badan sebelah kiri melemah drastis (kayak ubur-ubur) dan sakit kepalanya makin hebat," tulis Iwet Ramadhan dalam unggahan Instagramnya.
Setelah itu, Iwet menyebut bahwa kondisinya kian memburuk. Ia sempat berpikir untuk menahannya karena akan berangkat business trip di siang harinya. Namun pada akhirnya, Iwet memilih untuk pergi ke rumah sakit.
"Rabu pagi 15 Februari sakit kepala nggak berkurang, masih ditahan karena siang itu harus berangkat biz trip ke Singapura. Tapi bapak sadar, ada sesuatu yang salah. Badan sebelah kiri semakin lemah, pegang garpu sama pisau buat sarapan saja sudah nggak bisa," tulisnya lagi.
"The world can wait," begitu tulis Iwet Ramadhan mengenai keputusannya.
Setibanya di UGD, dokter langsung menyarankan Iwet Ramadhan buat menjalani rawat inap. Analisa awalnya adalah gejala stroke, meski masih diperlukan pemeriksaan lebih detail.
Setelah menjalani rangkaian tes, diketahui bahwa ternyata Iwet Ramadhan mengalami pendarahan di selaput otak dan harus dioperasi malam itu juga.
Baca Juga: Siap-siap! Akun Facebook dan Instagram Bercentang Biru Akan Ditagih Bayaran
"Alhamdulillah operasi berjalan dengan lancar, 1,5 jam aja nggak lebih dan langsung sadar," ungkapnya mengenai proses operasi yang dilakukannya.
Hingga kini, Iwet Ramadhan belum mengetahui penyebab pasti dirinya mengalami perdarahan di selaput otak.
"Masih jadi misteri. Gue nggak minum pengencer darah, nggak ada benturan dan tidak pernah tercatat ada hipertensi. Gue juga jaga makan sama rutin olahraga loh," terangnya.
Ia menduga, penyebabnya adalah stres yang tidak dikelola dengan baik sehingga memicu hipertensi.
Unggahan Iwet Ramadhan pun mengundang simpati dari teman-teman public figure lainnya. Tak terkecuali Ridwan Kamil, yang ikut mendoakan kesembuhannya.
"Semoga lekas sembuh kang Iwet. Doa dari kita semua," tulis Ridwan Kamil.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat
-
Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran
-
Holding Ultra Mikro BRI Solidkan Sinergi, Perluas Akses dan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan
-
21 Kode Redeem FC Mobile, Prediksi Kompensasi Mewah EA Usai Insiden Bug Voucher
-
Grup Chat Mahasiswa FH UI Diduga Berisi Konten Pelecehan Seksual, Pihak Kampus Buka Suara
-
5 Fakta Miris di Balik Polemik Pembangunan Gedung MUI Sukabumi yang Bikin Geleng-geleng Kepala
-
Perkuat Kolaborasi, Holding UMi BRI Tegaskan Dukungan Nyata untuk Ekonomi Rakyat
-
Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada
-
Sinergi Holding Ultra Mikro BRI Kian Kuat, Dorong Ekonomi Kerakyatan Berkelanjutan
-
Terseret Dugaan Kasus Pemerasan, Ajudan Abdul Wahid Ditahan KPK