Tangis Tamara Bleszynski pecah saat menghadiri sidang mediasi perkara gugatan Rp34 Miliar yang dilayangkan oleh sang kakak di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu (22/2/2023).
Tamara datang dari Bali ke Jakarta, sayangnya sidang itu tak dihadiri sang kakak.
"Kenzou memberikan support dan memohon doa agar masalah ini selesai," kata Tamara Bleszynski sambil menangis.
Perempuan 48 tahun itu harus meninggalkan anaknya, Kenzou Lion Bleszynski Lewis di Bali untuk menghadiri sidang mediasi.
"Saya tinggalkan kerjaan dan anak. Sedih, kenapa justru yang menggugat saya Rp34 miliar dan ingin menyita warisan saya hadir pun tidak," ucap Tamara Bleszynski.
Kakak Tamara Bleszynski disebut sedang sakit dan kini berada di Indonesia, melainkan California, Amerika Serikat. Ia pun kini tak menjalin komunikasi dengan saudaranya itu.
"Saya sudah tidak mampu berbicara hubungan saya bagaimana. Tetapi kan dengan kejadian ini, seorang kakak paling tua yang masih hidup menggugat adiknya sendiri untuk pengobatan biaya rumah sakit," ujar mantan istri Mike Lewis ini.
Agenda sidang mediasi akhirnya ditunda hingga Rabu, 15 Maret 2023.
Untuk diketahui, kasus gugatan Tamara berawal dari masalah biaya pengobatan ayah mereka Zbigniew Bleszynski sebesar US$ 130 ribu.
Baca Juga: Beras Masih Mahal, Gus Muhaimin Minta Kebijakan Ketahanan Pangan Dievaluasi
Pada 2001, Tamara Tamara Bleszynski dan Ryszard Bleszynski sepakat untuk membagi dua biaya pengobatan.
Namun, Tamara disebut tidak menjalankan kesepakatan dan akhirnya digugat sang kakak di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Terpopuler: Kronologi Kasus Chromebook Nadiem Makarim, Rekomendasi HP Midrange Body Metal
-
Viral Pelayanan Jutek di Puskesmas Cisarua, Ini Respons Pimpinan
-
Persib vs PSM Makassar: 6 Poin Penting Pesan Pak Haji Umuh untuk Jaga Tahta Klasemen
-
3 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Januari 2026, Kualitas Premium Cuma 300 Ribuan
-
'Satu Foto Sejuta Cerita' Dedie A. Rachim Terpukau oleh Karya Jurnalistik di APFI 2026
-
4 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaik untuk Bapak-Bapak di Mei 2026
-
Long Weekend Makin Nyaman, BSB Cash Bank Sumsel Babel Jadi Andalan Pengguna Tol dan LRT
-
Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok
-
Waspada Hantavirus! Banten Pernah Catat 1 Kasus, Pintu Masuk Internasional Dijaga Ketat
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?