Viral di media sosial seorang petugas loket parkir menolak pembayaran menggunakan uang receh.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @nyinyir_update_official, Kamis (23/2/2023), tampak si perekam video hendak membayar parkir sebesar Rp 3.000.
Ia pun memberikan selembar uang kertas Rp 1.000, dan sisanya Rp 2.000 dibayar dengan menggunakan uang logam atau recehan yang sudah tersusun rapi dan direkatkan dengan selotip.
Namun, petugas parkir tersebut ternyata menolak uang receh yang diberikan kepadanya.
"Nih mbaknya menolak kalau dibayar pakai recehan ya. Itu duit masih berlaku, duit nasional Republik Indonesia. Anda yang menolak, ya, mbak ya," ujar si perekam video.
Petugas parkir perempuan tersebut pun berkilah bahwa penolakan pembayaran uang receh tersebut dilakukan karena saat ini banyak masyarakat yang sudah tidak mau lagi menerima uang logam.
"Masalahnya kalau gak itu (tidak menggunakan uang kertas), yang lain pada gak mau dikembalikan pakai ini (uang logam)," kata petugas parkir tersebut.
Video tersebut pun langsung mendapat perhatian warganet. Mengejutkan, karena beberapa warganet ada yang setuju dengan petugas parkir tersebut.
Bahkan, tak sedikit yang menyebut bahwa kerap membuang uang receh Rp 100 dan Rp 200, lantaran dinilai sudah tidak laku.
Baca Juga: Persebaya vs PSM Makassar, Aji Santoso Waspadai Kecepatan Pemain Juku Eja
"Aku uang Rp 100 dan Rp 200 dibuang," komentar salah satu warganet.
"Kaget baca kolom komentar pada gak mau nerima duit 100 dan 200 perak. Selama itu rapi, disusun pake selotip, dan sesuai jumlah pembayaran, why not?" warganet lain menanggapi.
"Banyak banget baca pada buang uang Rp 100 dan Rp 200. Duh, seenggak ada harganya itu ya, padahal kalau dimasukin toples tiap kembalian segitu bisa banyak dan berharga," warganet lain memberi saran.
"Padahal BI nyetak uang logam 100 dan 200 rupiah ada tujuannya buat mencegah inflasi dan biar pedagang gak seenaknya memainkan harga," timpal warganet lain.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Permudah Kredit untuk Guru Bersertifikasi, Ini Keuntungannya
-
Amien Rais Sebut Pengaruh Seskab Teddy Kalahkan Tokoh Senior Dasco dan Sjafrie Sjamsoeddin
-
Tabrakan Maut di Tol Palindra, 3 Orang Tewas, Sopir Truk Kabur Tinggalkan Korban
-
Bawa Sejarah Kaum Nabi Luth, Amien Rais Desak Prabowo Jauhi dan Pecat Teddy Indra Wijaya
-
Polisi Amankan 101 Orang yang Diduga Berniat Membuat Kerusuhan pada May Day 2026
-
AJI Pontianak Soroti Nasib Pekerja Media di May Day, Kesejahteraan Masih Rentan
-
Sah! Dokumen Digital Kini Makin Sakti, Ini Cara Pakai E-Meterai Agar Lolos Rekrutmen Kerja
-
Apa Itu Outsourcing? Ini Bedanya dengan Pekerja Kontrak, Dianggap Sama Padahal Beda Nasib
-
Ingin Cantik, Malah Luka Serius, Korban Dokter Gadungan Eks Finalis Puteri Indonesia Alami Trauma
-
Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir