Advokat sekaligus aktivis, Ahmad Khozinudin menyebut Prabowo banyak ditinggal pendukungnya di 2014 dan 2019 gara-gara ia merapat ke istana.
Akibatnya tak hanya pendukung, tokoh-tokoh yang dekat dengannya pun merenggang.
“Hubungan sejumlah tokoh-tokoh yang dulu mendukung Prabowo Subianto merenggang bahkan menjauh,” ujar Khozinudin melalui kanal Youtube miliknya, dikutip Selasa (28/2/23).
Menurut Khozinudin, karena kemarahan pendukungnya itu dinilai mereka tidak akan memberikan dukungan kepada Prabowo lagi di 2024.
“Saya sendiri di beberapa diskusi, banyak pengakuan tokoh dan kalangan yang merasa kecewa, sakit hati, dan bahkan marah, tentu saja tidak mau lagi memberikan dukungan kepada Prabowo subianto. Apalagi mau ikut mengampanyekan Prabowo sebagai Capres lagi. Sudah banyak yang kapok dukung Prabowo,” jelasnya.
Menurut Khozinudin alasan pendukung tidak lagi mengusungnya karena Prabowo memilih merapat ke Jokowi dibandingkan bertahan bersama mereka.
“Yang bikin kapok itu bukan kekalahan tapi sikap Prabowo setelah kalah. Bagi pendukung dan relawan sudah insaf bahwa dalam pilpres ada dua kemungkinan yakni menang kalah, kalah biasa saja. Tapi yang jadi soal adalah tidak hadirnya Prabowo saat relawan berjuang bersama untuk Prabowo bisa keluar dari kecurangan pemilu, justru di situ Prabowo dianggap tidak membersamai di sejumlah aksi di KPU, Bawaslu dan Mahkamah Konstitusi saat sidang sengketa Pilpres,” jelasnya.
**Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Baca Juga: Demokrat Sodorkan AHY, Nasdem dan PKS Malah Kompak Ingin Khofifah Jadi Cawapres Anies
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Ledakan Petasan ke Emil Audero, Inter Milan Didenda Hampir Rp 1 Miliar!
-
Punya 21 Caps Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Rp 12,17 Miliar Cetak Gol Bantai Klub Filipina
-
Pena Rp2 Ribu vs MBG Ratusan Triliun: Di Mana Nurani Pendidikan Kita?
-
Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Electric: Megawati Hangestri Pede Menang di Kandang
-
Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Kelas VI: Uji Kompetensi Halaman 30
-
Kejutan Kasus BJB! 5 Fakta KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira