Rafael Alun baru saja menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kepemilikan harta hingga Rp 56 miliar. Dalam panggilannya, Rafael pun diminta untuk melaporkan kekayaan yang dimilikinya.
Diketahui, ada beberapa harta yang diduga milik Rafael Trisambodo yang mencurigakan. Salah satunya adalah mobil Rubicon yang dibawa Mario Dandy saat menganiaya David.
Dikutip dari Kompas TV, kepada KPK, Rafael Alun mengatakan bahwa Jeep Rubicon yang dikendarai Mario Dandy bukan miliknya. Rafael mengaku bahwa mobil mewah tesebut adalah milik kakaknya.
Setelah dilakukan penelusuran dan pemeriksaan, memang mobil mewah tersebut bukan atas nama Rafael Alun, baik STNK dan BPKB-nya.
Menurut Rafael Alun kepada KPK, Rubicon itu awalnya dibeli ayah Mario Dandy itu dari suatu tempat. Kemudian, ia menjualnya kepada sang kakak.
Kabar terbaru menunjukkan bahwa alamat yang tertera di STNK dan BPKB mobil Rubicon itu merupakan alamat sebuah rumah di dalam gang di kawasan Mampang, Jakarta Selatan.
Mengutip Suara.com, pemiliknya bernama Ahmad Saefudin, warga Mampang, Jakarta Selatan, yang ternyata bekerja sebagai petugas kebersihan alias cleaning service.
Fakta soal Ahmad Saefudin itu diungkap oleh KPK. Menurut Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan, informasi Ahmad Saefudin bekerja sebagai cleaning service sudah diperoleh KPK, saat mengirimkan tim ke Mampang.
Dari pengakuan Rafael Alun, kendaraan itu awalnya dia beli dari Ahmad Saefudin, dan baru kemudian dijual ke kakaknya. Namun, Rafael mengatakan bahwa kendaran itu belum balik nama, sehingga di STNK dan BPKB masih tertulis nama Ahmad Saefudin.
Baca Juga: Taeyeon Girls' Generation Jadi Model Minuman Non-Alkohol Brand TSINGTAO
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Stop Dirikan Pondok Pesantren! Ini Alasan Kemenag NTB
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Susunan Pemain Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026, Panggung Pembuktian Ao Tanaka
-
Rumor Michael Olise ke Santiago Bernabeu Langsung Dipatahkan, Ini Buktinya
-
IHSG Terbang 2,83% Pekan Ini Dorong Nilai Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.788 Triliun
-
Graham Potter Bongkar Kelemahan Swedia Usai Dihancurkan Belanda di Piala Dunia 2026
-
Di Balik Insentif Motor Listrik, Ada PR Besar Bernama Keselamatan
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM
-
4 Fakta Menarik Belanda Bantai Swedia di Piala Dunia 2026, Duet Maut Brobbey dan Gakpo