Setelah koma berhari-hari pasca dianiya Mario Dandy, akhirnya David Ozara sadarkan diri. Putra pengurus GP Ansor, Jonathan Latumahina itu mulai merespon dan membuka mata.
Dari video yang diunggah ulang Instagram @faktanyagoogle, terlihat kondisi David saat ini.
Namun, ia masih kelihatan kesakitan. Diketahui, David sudah bisa bernapas tanpa alat bantu pernapasan atau ventilator.
Konsultan Perawatan Intensif, dr. Franz J.V. Pangalila, mengatakan bahwa David sudah bernapas dengan teratur.
Pihak rumah sakit memastikan bahwa kondisi David sudah cukup stabil setelah dilepaskannya alat bantu.
Netizen yang melihat video itu pun ikut bersyukur dan mengirimkan doa untuk kesembuhan David.
"Cepet sembuh a, aamiinn," tulis netizen. "semangat sembuh," tulis netizen lainnya.
Selain itu, netizen masih geram dengan perlakuan pelaku terhadap David dan berharap mendapatkan pembalasan setimpal.
"Yang punya kenalan satu sel sama mario dandy, nitip pukulin sampe sekarat," tulis netizen.
Baca Juga: Harapan dan Target Valentino Rossi untuk Tim Mooney VR46 di MotoGP 2023
Untuk diketahui, David Ozara dianiaya oleh Mario Dandy pada 20 Februari 2023.
Karena cedera yang serius, ia dilarikan ke RS Mayapada Jakarta Selatan.
Ia tak sadarkan diri dan dibantu dengan alat pernapasan selama berhari-hari.
Saat ini, polisi sudah menetapkan tiga pelaku kasus penganiayaan terhadap David, diantaranya Mario Dandy, Shane Lucas dan AG.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Gejalanya Sering Dikira Sariawan Biasa
-
Puji Harry Kane, Declan Rice: Ketajamannya di Piala Dunia Tak Terelakkan!
-
Ketika Seorang Pastor Jatuh Cinta: Daya Pikat Hilda Hurricane
-
Profil PT Prodia Diagnostic Line: Saham IPO, Benarkah Ada 'Peran' Prajogo Pangestu?
-
Praktik Curang di Program Makan Bergizi Gratis, Lalu Iqbal: Tobat atau Saya Tangkap!
-
Klasemen Sementara Peringkat Ketiga Terbaik Piala Dunia 2026: Belgia Terancam, Portugal Belum Aman
-
Fajar Nugra Gunakan Pakaian Dalam Wanita untuk Pelet di Film Pemikat Jiwa
-
Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas
-
Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek
-
Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian