Warga Desa Maburai, Tabalong, Kalimantan Selatan, dihebohkan dengan penemuan bayi berjenis kelamin laki-laki. Bayi dengan kondisi sehat tersebut dibuang di sebuah gudang pesantren.
Bersama dengan bayi tersebut, warga juga menemukan sepucuk surat, yang diduga ditulis oleh orang tua si bayi.
Dikutip dari akun Instagram @insta.nyinyir, Selasa (7/3/2023), isi surat tersebut berbunyi sebagai berikut:
"Mohon pertolongan kami menitipkan bayi ini. Nanti setelah kami selesai, akan kami ambil dan kami bayar berapa pun. Tolong jaga anak kami.
Tolong namai bayi ini Muhammad Fadian Ramadan."
Isi surat yang ditinggalkan oleh si pembuang bayi tersebut sontak membuat warga berang. Menilik dari kata-katanya, orang yang diduga membuang bayi tersebut berdalih menitipkan bayinya. Namun, bayi tersebut dititipkan dengan cara yang tidak layak.
Menurut warga, jika ingin dititipkan, seharusnya bayi tersebut diserahkan baik-baik kepada pengurus pesantren, dan bukannya diletakkan begitu saja di gudang.
Warganet pun ikut menyorot kasus bayi yang diduga dibuang ini. Tak sedikit yang menyorot tulisan tangan di dalam surat tersebut, yang tampak berantakan.
"Tulisannya kayak bukan tulisan orang dewasa gak, sih, kayak tulisan ABG," komentar salah satu warganet.
"Dari tulisannya kayaknya ortu nih bayi masih bocil," duga warganet yang lain.
Baca Juga: Ingin Mencukur Wajah? Perhatikan 7 Cara Ini Agar Terhindar dari Iritasi
"Nulis aja belum bisa bener dan rapi, udah coba-coba bikin anak. Sekolah dulu noh y ang pinter. Miris banget pasti bapak ibunya masih bocil ini," sambung warganet yang lain.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu
-
Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?