Kalina Oktarani seakan muak dengan sikap Nursyah, ibu Indah Permatasari yang masih memantik api perselisihan dengan Arie Kriting.
Melihat sikap Nursyah yang terus menjelekkan sang menantu di media sosial, Kalina Oktarani pun turut berkomentar.
Tak tanggung-tanggung, Kalina Oktarani memberikan nasihat yang cukup panjang.
"Ini kedua kalinya saya komentar ttg ibu.. Saya tidak akan menjelekkan ibu, krn saya sadar diri saya juga blm menjadi manusia yg baik..," komentar Kalina Oktarani di salah satu unggahan @lambe_turah yang memuat berita Nursyah.
"Tapi, saya sangat sadar.. Saya juga seorang ibu, dari anak laki2.. Andaikan saya menjadi ibu dari anak laki2 yg ibu sebut diatas sebagai musuh ibu, saya pasti akan sedih..," lanjut ibu Azka Corbuzier itu.
Lebih lanjut, Kalina Oktarani menyinggung orangtua yang sebaiknya mendukungkebahagian anak. Menurutnya, kata-kata pedas Nursyah untuk Arie Kriting hanya akan menyakiti banyak pihak. Bahkan, Nursyah bisa kehilangan anaknya sendiri.
Di sisi lain, ia mencoba menyadarkan bahwa orangtua tak bisa menjamin kebahagiaan sang anak jika kelak mengikuti sesuai keinginannya.
"Bukan karena anak ibu adalah anak durhaka, tapi apakah ibu bisa menjamin jika anak ibu menikah dengan laki-laki ibu restui, hidupnya akan nyaman dan bahagia?" terangnya lagi.
Sebagai penutup, mantan istri Deddy Corbuzier itu tak lupa mendoakan Nursyah dan berharap bahwa apa yang ditampilkan di media adalah kejujuran.
Baca Juga: Ordertracker, Solusi Pelacakan untuk Temukan Paket Anda yang Hilang atau Belum Terkirim
"Semoga di balik semua kata-kata ibu yang terlihat bahagia dengan menjelek-jelekkan orang lain. Semoga itu adalah kebahagiaan yang sebenarnya, bukan hanya kebahagiaan sementara di saat kamera HP ibu menyala untuk merekam semua kata-kata ibu," tutur Kalina Oktarani lagi.
Kalina Oktarani pun berdoa agar hati Nursyah sedikit terbuka untuk bisa menerima dan menyayangi Indah Permatasari dan Arie Kriting.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026