Suara.com - Bergairahnya industri belanja online membawa keuntungan tersendiri, terutama bagi e-commerce, masyarakat secara luas, dan dari perusahaan package tracking yang berbasis situs web. Aktivitas belanja online memberi kenyamanan lebih daripada harus belanja offline, misalnya tak perlu mencari tempat parkir di lokasi belanja, tak perlu berputar-putar mencari barang yang diperlukan, hingga tak perlu antre saat pembayaran.
Sejak 2 tahun terakhir, masyarakat sudah merasakan kenyamanan dan kemudahan belanja online. Setelah proses belanja dan pembayaran selesai, kita tinggal menunggu barang datang.
Namun seringkali, kedatangan barang, tidak datang di hari yang seharusnya. Customer pun frustasi karena cemas dan kesal seputar proses pengiriman dan kurangnya informasi mengenai pengiriman.
Masalah yang biasanya terjadi adalah paket datang lebih lambat dari perkiraan waktu kedatangan. Namun banyak juga customer yang mengalami paketnya sama sekali tak dikirim, atau yang paling buruk, hilang saat dalam perjalanan.
Idealnya, customer seharusnya bisa melacak paket miliknya. Setelah status pembayaran barang diterima, maka customer pasti ingin mengetahui status kiriman dan detailnya, serta tanggal kedatangan barang secara pasti.
Informasi ini jarang disediakan oleh penjual atau toko, sehingga customer seringkali harus mencari sendiri status pesanan mereka dan mencari layanan pelacakan paket secara online.
Saat ini tersedia informasi pelacakan secara lengkap, yang bisa menjadi solusi masyarakat dalam melacak barang yang kemungkinan hilang dalam perjalanan.
Berikut beberapa kelebihan Ordertracker:
Menemukan paket
Paket dapat ditemukan dari nomor pelacakannya, dan ini bisa menunjukkan di mana lokasi paket saat ini, bersama dengan perusahaan kurir yang bersangkutan.
Baca Juga: Belanja Online Picu Meningkatnya Kematian Ikan Paus, kok Bisa?
Memeriksa status pesanan
Layanan pelacakan memberi pengguna status pesanan yang jelas, dan menunjukkan apakah saat ini sedang dalam perjalanan, disimpan, dihentikan, atau sedang dalam perjalanan menuju pengiriman akhir.
Laporan perjalanan paket
Timeline lengkap disajikan di situs web, yang menunjukkan keseluruhan perjalanan paket hingga mengidentifikasi semua perusahaan kurir yang terlibat dalam proses pengiriman.
Memprediksi tanggal pengiriman
Ordertracker dapat memproses dan memberikan perkiraan pengiriman paket, sehingga memungkinkan customer untuk mengetahui pada hari apa paket mereka akan dikirimkan.
Ordertracker mampu memberikan jalan keluar bagi customer, yang biasanya memiliki nomor pelacakan, tetapi tidak disertai dengan informasi tentang siapa kurir yang bertanggung jawab atas pengiriman. Kendala seperti ini seringkali terjadi di lapangan.
Untuk mengatasinya, Ordertracker telah menerapkan fitur deteksi otomatis yang mendeteksi kurir yang bertanggung jawab atas pengiriman dari ID pelacakan. Salah satu alasan mengapa Ordertracker unggul dari perusahaan-perusahaan layanan pelacakan sejenis adalah karena kemampuannya untuk memprediksi tanggal pengiriman paket dan memungkinkan penerima untuk mengetahui kapan paket mereka akan dikirimkan.
Dengan menggunakan data pelacakan yang dihasilkan dari kueri pelacakan, maka alat ini akan mengidentifikasi posisi paket saat ini dan menghitung waktu yang diperlukan hingga paket tiba di alamat customer.
Prediksi pengiriman tersedia sejak hari pertama layanan pelacakan dan dapat dilihat di situs web, termasuk di aplikasi gratis Android dan iOS.
Layanan pelacakan hadir sebagai solusi bagi customer yang ingin mengetahui status pengiriman paket mereka dan tetap mendapatkan informasi terkait pengiriman barang yang mereka beli, bersama dengan informasi tentang gangguan pengiriman, jika ada.
Ordertracker berkomitmen untuk membantu customer mendapatkan jawaban dan informasi yang jelas tentang status pengiriman barang yang dibeli, baik barang dari dalam negeri maupun dari luar negeri.
Tag
Berita Terkait
-
Bunda Sering Belanja Online? Ini Dia Tips Biar Gak Berujung Komplain!
-
Cek Transaksi Secara Berkala Agar Terhindar Dari Penipuan Belanja Online
-
5 Tips agar Tidak Kecanduan Belanja Online, yuk Terapkan!
-
Suka Duka Menjadi Seorang Kurir, Pejuang Paket yang Paling Dinanti
-
Tips Beli Baju Saat Belanja Online Tanpa Takut Ukuran Kebesaran, Paling Penting Baca Deskripsi!
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan
-
Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB
-
Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak