Publik kembali dikejutkan dengan aksi premanisme yang dilakukan anak dibawah umur. Kali ini, siswa berseragam SMK diduga menjadi pelaku pembacokan seorang pelajar yang hendak menyeberang jalan.
Dikutip dari akun Instagram @ndorobei.official, kejadian naas bermula dari aksi ugal-ugalan tiga siswa berseragam sekolah yang naik motor berboncengan. Siswa yang duduk di tengah tampak mengayun-ayunkan pedang, dan kemudian menebas leher seorang siswa yang hendak menyeberang jalan.
Korban yang kemudian diketahui bernama Arya Saputra, diketahui meninggal dunia akibat tebasan pedang tersebut yang mengenai pembuluh darah besar di lehernya.
Publik pun dibuat meradang dengan peristiwa yang terjadi di Bogor ini. Terlebih, masih segar dalam ingatan aksi keji yang baru-baru ini dilakukan Mario Dandy dan pacarnya, Agnes, yang menganiaya David hingga koma.
Diketahui, Agnes pun masih berstatus pelajar SMA kelas 1 dan termasuk anak di bawah umur. Dan diduga karena status di bawah umur itulah, penangkapannya terkesan sulit dan lama.
Tak sedikit warganet yang kemudian meminta pemerintah untuk segera merevisi UU Perlindungan Anak, lantaran di anggap terlalu permisif pada anak di bawah umur yang melakukan tindak pidana.
"Gimana mau jera, pas ketangkap dapat perlindungan anak di bawah umur," komentar salah satu warganet.
"Tolong dong bapak yang bikin Undang Undang Perlindungan Anak direvisi lagi, kalau sudah begini siapa yang mau tanggung jawab?" pinta warganet.
"Segera perbaiki UU pidana anak di bawah umur, atau 15 tahun mendatang Indonesia akan dipenuhi dengan gererasi dengan moral yang rusak," kata warganet yang lain.
Baca Juga: Link Live Streaming Fulham vs Arsenal, Derbi London Liga Inggris
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI
-
Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China
-
Kapolri Terjun Langsung ke Lokasi Gempa NTT, Boni Hargens Sebut Polri Garda Terdepan Kemanusiaan
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli
-
Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?
-
BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT
-
BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan
-
Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum