Rumah Natasha Wilona di Banjarmasin viral di media sosial. Rumah masa kecil Natasha Wilona sebelum terkenal tampak berdinding dan beratap kayu.
Menanggapi hal tersebut, Natasha Wilona kaget melihat penampakan rumah masa kecilnya di Banjarmasin. Ia tak menyangka pernah melewati masa-masa sulit ketika itu.
"Pertama kali aku ngeliat itu di TikTok tuh lumayan kayak 'Oh my god', ternyata perjalanan aku dulu bener-bener dulu tuh separah itu ya, aku juga nggak nyangka gitu lho," ujar Natasha Wilona yang dikutip Mamagini dari YouTube Was Was, Senin (27/3/2023).
Mantan kekasih Verrel Bramasta itu menceritakan bahwa ia pernah tinggal di rumah tersebut saat umur 5 atau 6 tahun.
"Pokoknya emang aku dari umur kayaknya umur 5 tahun apa 6 tahun waktu itu aku tinggalnya di rumah kayu gitu di daerah Banjarmasin, yang kebetulan di mana keluarga aku kan nggak dari berkecukupan," kata dia.
Terlebih saat ayah dan ibunya berpisah, membuat keadaan keluarga menjadi sulit dan harus terus bertahan hidup. Saat perceraian orangtuanya, Natasha Wilona pun tinggal bersama sama ibundanya hingga berpindah-pindah tempat.
"Orangtua juga berpisah jadi mungkin membuat keadaan semakin buruk dan sulit. Habis itu namanya anak kecil ya ngikut aja ke mana pun dibawa orangtua, tinggal ngekos, tinggal di kayu tinggal dimanapun. Namanya anak-anak cuma bisa ikut dan ngejalani," papar dia.
Kendati pernah hidup susah, Natasha Wilona mengaku beruntung memiliki ibu yang tak pernah mengeluh dan selalu membawa ke hal-hal yang positif.
"Untungnya aku punya mama yang sangat hebat dan nggak pernah ngeluh ya nggak pernah bawa ke arah yang negatif. Salah satu inspirasi aku di dunia entertainment itu mama aku," papar Natasha Wilona.
Baca Juga: Bikin Ngiler, Ini 7 Film Indonesia yang Baiknya Dihindari Saat Puasa Ramadan
Selain itu, Natasha Wilona juga mengaku bersyukur pernah melewati titik terendah dalam hidupnya hingga akhirnya ia kini sudah banyak dikenal orang.
"Aku bersyukur aku sudah bisa ngelewatin titik-titik terendah di hidup aku sampe aku bisa di posisi seperti sekarang, dikenal banyak orang, sampe akhirnya juga bisa bikin iWIL Network," ucap Natasha Wilona.
Lebih lanjut, Natasha meyakini setiap kerja keras akan mendapatkan hasil yang dapat memberikan kebahagiaan.
"Aku ngerasa bahwa setiap kerja keras dan juga perjalanan yang tidak mudah itu pasti in the end, kalau kita tekunin, kita syukurin, kita ikhlasin jalaninnya, pasti akan ada hasilnya membahagiakan kita, tapi yang penting tetap fokus," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
6 Rekomendasi Krim Malam untuk Hempas Flek Hitam dan Bikin Wajah Lebih Cerah
-
Rapor Merah Penjualan BYD Anjlok Delapan Bulan Berturut Turut
-
Minimalisme 2.0: Cara Cerdas 'Melawan' Inflasi Tanpa Harus Hidup Sempit
-
Rugikan Negara Rp1,77 Triliun, Eks Direktur Gas Pertamina Cuma Divonis 4,5 Tahun Penjara!
-
Lubang Septic Tank Terbuka Renggut Nyawa Balita di Sukabumi
-
BPS Ungkap Inflasi Tahunan April Capai 2,42 Persen karena Rokok, Emas, hingga Biaya Kuliah
-
Bocoran Xiaomi Mix 5 Dibantah, Flagship Baru Diduga Xiaomi 18 dengan Kamera 200MP dan Chip 2nm
-
Viral Pelari di Jogja Dipukul OTK Saat Ambil Minum, Begini Kronologinya
-
Mencari Lorentz, Semeru, dan Monas: Ekspedisi Bola Epik dalam Novel Sebelas
-
Krisis Sampah Jakarta Kian Mendesak, Edukator Sebut Perubahan Harus Dimulai dari Rumah Tangga