Beredar kabar yang menarasikan bahwa Arteria Dahlan divonis hukuman mati karena tidak bisa mengganti uang 300 triliun.
Kabar tersebut disebarkan oleh akun Youtube dengan 333 ribu pengikut bernama RUANG INDONESIA melalui sebuah video yang diunggah pada 6 April 2023.
"TAK BISA GANTI UANG 300 T, ARTERIA DAHLAN DI VONIS M4T1" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Kamis (6/4/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan thumbnail berupa foto yang diduga telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:
"AKHIRNYA VONIS MATI DI JATUHKAN
TAK BISA GANTI UANG 300T BEGINI NASIB ARTERIA DAHLAN"
Namun begitu, apakah benar Arteria Dahlan divonis mati?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, tidak ditemukan adanya keselarasan antara narasi dalam judul dan thumbnail dengan isi video.
Video tersebut sama sekali tidak menampilkan atau menunjukkan bukti bahwa Arteria Dahlan divonis mati.
Baca Juga: Jilat Darah Korban, 5 Fakta Mengerikan Teman Bunuh Teman di Jambi
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada berita kredibel yang menyatakan Arteria Dahlan divonis mati karena tidak dapat mengganti uang 300 triliun.
Selain itu, berdasarkan penelusuran, saat ini Arteria Dahlan juga tidak sedang menghadapi masalah hukum apapun.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan Arteria Dahlan divonis mati merupakan klaim yang salah.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Jokowi Copot Arteria Dahlan, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Inalillahi, Ustadz Adi Hidayat Wafat Saat Jadi Imam Sholat Tarawih, Benarkah?
-
Cek Fakta: Kediaman Digeruduk Massa, Arteria Dahlan Kabur Lewat Pintu Belakang, Benarkah?
-
Cek Fakta: Berkat Ibu Ida Dayak, Pangeran Arab Sudah Bisa Pakai Kursi Roda, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Heboh Aksi Ida Dayak Sembuhkan Pangeran Arab yang Koma 17 Tahun, Benarkah?
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek