Tamara Bleszynski diminta ganti rugi materil senilai Rp4 miliar dari sang kakak Ryszard Bleszynski.
Namun, ia hanya mampu Rp800 juta dan berharap bisa menyentuh jalan damai.
"Yang kita inginkan tuh damai kan, tetapi saya tidak tahu bagaimana pemikirannya," kata dia.
Melansir Hops.id, kuasa hukum Tamara Bleszynski, Djohansyah menyebutkan, sidang mediasi keduanya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (10/4/2023) gagal karena pihak penggugat meminta Tamara untuk membayar ganti rugi Rp4 miliar.
Angkat tersebut empat kali lipat lebih besar adri kewajiban Tamara yang telah ditandatangani sebelumnya.
Adapun kewajiban tersebut merupakan biaya rumah sakit ayahanda keduanya. Tamara dan Ryszard sepakat untuk membagi dua beban biaya rumah sakit.
"Jadi kalau nilai biaya rumah sakit itu USD103.000, kurang lebih Tamara rupiahnya Rp800 juta," katanya.
Sayangnya, Rick, sapaan akrab Ryszard, justru menolak membayar senilai Rp800 juta dan meminta nilainya menjadi Rp4 miliar.
Untuk diketahui, Tamara dilaporkan kakaknya karena tak mau melunasi utang biaya pengobatan ayah mereka, Zbigniew Bleszynski. Total utang tersebut hingga Rp 4 miliar.
Baca Juga: Pihak Masjid Minta Maaf Gara-gara Azan Maghrib Lebih Cepat 2 Menit
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini
-
Pengendara Diminta Waspada, Jalan Desa di Landak Mendadak Ambles dan Berbahaya saat Malam
-
Sinopsis Film The Sheep Detectives, Misteri Pembunuhan yang Diselidiki Kawanan Domba