/
Jum'at, 14 April 2023 | 15:08 WIB
Memanas! Pasukan Merah Jemput Pesulap Merah untuk Pembuktian Ilmu Suku Dayak, Benarkah? (Thumbnail YouTube)

Beredar kabar yang menarasikan bahwa Pasukan Merah menjemput Marcel Radhival atau Pesulap Merah untuk pembuktian.

Kabar tersebut disebarkan oleh akun Youtube dengan 49,4 ribu pengikut bernama TC Media melalui sebuah video yang diunggah pada 12 April 2023.

"MEMANAS!! PASUKAN MERAH JEMPUT PESULAP MERAH UNTUK PEMBUKTIAN" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Jumat (14/4/2023).

Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan thumbnail berupa foto yang diduga telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:

"PEMBUKTIAN ILMU SUKU DAYAK
PESULAP MERAH DI JEMPUT PASUKAN MERAH"

Namun begitu, apakah benar Pasukan Merah menjemput Pesulap Merah untuk pembuktian ilmu suku dayak?

Penjelasan

Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, tidak ditemukan adanya keselarasan antara narasi dalam judul dan thumbnail dengan isi video.

Video tersebut sama sekali tidak menampilkan atau menunjukkan bukti bahwa Pasukan Merah menjemput Pesulap Merah untuk pembuktian ilmu suku dayak.

Baca Juga: Gunakan Teknologi AI, Pos Indonesia Pastikan 3,2 Juta KPM Terima Bansos BPNT dan PKH Sebelum Lebaran

Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada berita kredibel yang menyatakan Pasukan Merah menjemput Pesulap Merah untuk pembuktian ilmu suku dayak.

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan Pasukan Merah menjemput Pesulap Merah untuk pembuktian ilmu suku dayak merupakan klaim yang salah.

Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi dan narasi menyesatkan.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More