Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau khatib yang bertugas pada Jum'at sehari menjelang Hari Raya untuk menyampaikan khutbah terkait Idul Fitri.
Imbauan itu tertuang dalam Tausiyah Idul Fitri 1444 H / 2023 M Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang penyampaian materi khutbah Jum’at yang ditandatangani oleh Wakil Ketua Umum MUI, KH. Marsudi Suhud, Rabu (19/4/2023).
"Khutbah Jum'at yang berisikan nilai-nilai Idul Fitri diharapkan mampu memberikan penguatan keimanan dan landasan tiga dasar nilai persaudaraan," tulis imbauan MUI yang ditandatangani Wakil Ketua Umum MUI, KH. Marsudi Suhud yang dikutip Mamagini.Suara.com dari laman MUI, Kamis (20/4/2023).
Adapun ketiga nilai persaudaraan tersebut yaitu ukhuwah Islamiyah, ukhuwah Insaniyah, dan ukhuwah Wathoniyah.
Selain itu, MUI juga mengharapkan melalui khutbah, dapat memberi semangat percepatan pembangunan nasional pasca pandemi Covid 19.
Lebih lanjut, MUI juga berpesan bahwa pelaksanaan Idul Fitri 1444 H / 2023 yang beriringan dengan suasana tahun politik menjelang Pemilu 2024, maka umat Islam dan rakyat harus semakin cerdas, dewasa, dan matang dalam literasi politik.
"Umat Islam menjadi yang terdepan dalam menjaga dan merawat persatuan dan kesatuan bangsa di atas segala kepentingan partai dan golongan serta menghindarkan diri dari retaknya persaudaraan sesama umat Islam dan saudara sebangsa dan setanah air," tulis imbauan MUI.
Dalam Alquran, Allah menegaskan kepada hamba-Nya untuk senantiasa menjaga persaudaraan dan kesatuan. Perintah tersebut sebagaimana tertulis dalam surah Ali Imran ayat 103, yang berbunyi "Berpegangteguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah, janganlah bercerai berai.
"Diisyaratkan pula dalam surah an-Nahl ayat 125 yang berbunyi 'Serulah (manusia) ke jalan Tuhanmu dengan hikmah) dan pengajaran yang baik serta debatlah mereka dengan cara yang lebih baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang paling tahu siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dia (pula) yang paling tahu siapa yang mendapat petunjuk'," tulis keterangan MUI.
Baca Juga: Konten Tentang Kematian Moonbin ASTRO Berujung Kecaman, Jang Hansol Minta Maaf
Lebih lanjut, tak hanya berpesan bagi para khatib agar menyampaikan khutbah terkait Idul Fitri, MUI juga mengimbau agar perayaan Idul Fitri 1444 / 2023 dijadikan sebagai syiar keislaman yang penuh rahmat dan kesyukuran.
Hal tersebut dilakukan untuk menghidupkan malam Idul Fitri melalui aktivitas silaturahim, takbir keliling, kreativitas arak-arakan, menggemakan takbir di masjid, mushala, dan rumah setiap muslim.
"Oleh karena itu, hendaknya pelaksanaan syiar menyambut Idul Fitri tersebut tetap menjaga norma toleransi, ketertiban sosial, dan sopan santun terhadap masyarakat dan lingkungan sehingga syiar takbiran tetap terjaga makna sakral dan kesyahduannya," tulis keterangan MUI.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Terpopuler: Varian Adidas Adizero Terbaik, Krim Penghilang Flek Hitam di Apotek
-
4 Zodiak Paling Hoki dan Berlimpah Rezeki pada 1 April 2026
-
RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Mensos Tegaskan Layanan Cuci Darah Wajib Dilayani
-
Sidoarjo Pride! Dari Kota Udang ke Dunia Digital, Cerita Bimasakti Bikin Transaksi Makin Simpel
-
Rahasia UMKM Candyco 'Naik Kelas' Berkat Dukungan Ekosistem Digital BRI
-
Update Harga PS5 2026, Naik Imbas Krisis RAM Global
-
Rekam Jejak Praka Farizal: Sukses di Papua Hingga Lolos Seleksi Ketat Penugasan Lebanon
-
Salatiga Bersiap Jadi Pusat Padel Nasional: Visi Ambisius PBPI untuk Olahraga Modern
-
Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
-
Buka Lahan Pemakaman Baru, Pemkot Jakbar Relokasi 128 KK