Hari raya Idulfitri di Indonesia identik dengan memberikan salam tempel kepada sanak saudara yang lebih muda berupa uang pecahan kecil yang masih baru.
Namun, alih-alih pergi ke bank untuk menukarkan uang baru, sejumlah masyarakat kerap memilih menukarkannya di jasa penukaran uang baru di pinggir jalan.
Dan meski tidak gratis, masyarakat lebih menyukai menukar uang di pinggir jalan ini lantaran lebih mudah dijangkau.
Melihat fenomena tersebut, Taqy Malik pun mengingatkan soal dosa riba.
"Hati-hati dalam melakukan transaksi, karena dalam Islam akad itu sangat berpengaruh," ujar Taqy Malik dalam video yang dibagikannya di Instagram, Jumat (21/4/2023).
Ia pun memberi contoh mengenai transaksi penukaran uang yang dekat dengan riba.
"Contoh misalnya saya punya uang Rp 100.000, saya pengen tukar menjadi pecahan Rp 10.000. Artinya saya harus dapat 10 lembar. Tapi jasa penukaran uang ini mengembalikan cuma 9 lembar, artinya cuma Rp 90.000," jelas mantan suami Salmafina Sunan ini.
"10 ribunya ke mana? Kata dia ini sebagai jasa. Dalam Islam, itu hukumnya riba. Riba ini dosanya sangat besar," tegas Taqy Malik.
Taqy Malik pun menerangkan lewat sebuah ayat bahwa Allah Subhanahu wa ta'ala memerangi orang yang melakukan riba.
Baca Juga: Ariel Noah Mudik Naik Motor Bebek Termahal di Indonesia, Netizen: Hati-hati Sayang
"Hukum dua-duanya yang menukarkan uang, yang menerima jasa penukaran uang juga kena hukum dosa riba," jelasnya.
Kendati begitu, bukan berarti kita tak bisa menukarkan yang sama sekali di jasa penukaran uang tersebut. Taqy Malik pun memberikan solusi agar kegiatan penukaran uang itu tidak riba.
"Kalau kita punya uang Rp 100.000, maka jasa penukaran uang itu kembalikan juga dengan nominal Rp 100.000, artinya 10 lembar Rp 10.000," jelasnya.
Sedangkan untuk jasanya, Taqy Malik menyarankan untuk dibayar dengan uang yang berbeda.
"Karena kalau langsung dipotong, jumlahnya tidak sesuai dengan uang yang pertama, maka jatuhlah dosa riba," kata lelaki 25 tahun tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
John Herdman Pasang Misi Besar! Timnas Indonesia Harus Lolos ke Piala Dunia 2030
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Shin Tae-yong Sadar Tidak Mudah Melatih Persija, Tekanan Suporter Jadi Sorotan
-
Tempat Hiburan di Jogja Ludes Terbakar, Owner Soroti Pemadaman Listrik Berulang
-
Punya Koleksi Merchandise Piala Dunia? Simak 7 Tips Merawatnya Supaya Awet
-
John Herdman Pasang Target Tinggi, Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Seniman ARTJOG Lapor ke LBH, Soroti Dugaan Represi di Ruang Seni Yogyakarta
-
Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara
-
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser