/
Selasa, 25 April 2023 | 10:05 WIB
Cek Fakta: Balas Dendam Ahok Kembali Memakan Korban, Benarkah? (Thumbnail YouTube)

Beredar kabar yang menarasikan bahwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok melakukan balas dendam dengan kejam hingga memakan korban.

Kabar tersebut disebarkan oleh akun Youtube dengan 125 ribu pengikut bernama POLEMIK POLITIKUS melalui sebuah video yang diunggah pada 24 April 2023.

"BALAS DENDAM AHOK KEMBALI MEMAKAN KORBAN !!" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Selasa (25/4/2023).

Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan thumbnail berupa foto yang diduga telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:

"DENDAM AHOK SANGAT KEJAM!!
SEMUANYA PERLAHAN DIBUAT SEPERTI INI"

Namun begitu, apakah benar Ahok melakukan balas dendam hingga memakan korban?

Penjelasan

Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video tersebut sama sekali tidak menampilkan tayangan tentang Ahok yang melakukan balas dendam.

Video tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa terdapat korban dari aksi balas dendam yang dilakukan oleh Ahok.

Baca Juga: 4 Alasan Pentingnya Belajar Hal Baru dalam Pengembangan Diri

Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada berita kredibel yang menyatakan Ahok melakukan balas dendam hingga memakan korban.

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan Ahok melakukan balas dendam hingga memakan korban merupakan klaim yang salah.

Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi dan narasi menyesatkan.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More