Beredar di media sosial, video dengan klaim Gading Marten yang mengancam membunuh Antonio Dedola. Informasi tersebut diunggah oleh akun Youtube Basa Basi Gosip.
Dalam video tersebut tertulis judul di thumbnail 'Heboh Gading Marten Ikut Terseret Kasus Antonio dan Nikmir, Ancam Bunuh Mantan Suami Nikita Mirzani.
Melalui video thumbnail, ditampilkan foto Antonio Dedola yang disandingkan dengan foto Gading Marten.
Sedangkan di keterangan video Youtube tertulis judul 'GADING MARTEN 4NC4M ANTONIO DEDOLA MANTAN SUAMI NIKMIR,ADA APA?'.
Di awal video, narator menjelaskan nama Gading Marten yang terlibat dalam perseteruan Nikita Mirzani dan Antonio Dedola.
"Geger nama Gading Marten disebut terlibat dalam prahara Nikita Mirzani Vs Antonio Dedola. Banyak orang membicarakan kemungkinan keterlibatan Gading Marten dalam konflik antara Nikita Mirzani dan Antonio Dedola," klaim narator video yang dikutip Mamagini.Suara.com dari Youtube Basa Basi Gosip, Senin (15/5/2023).
Narator lalu menjelaskan bahwa Antonio Dedola membagikan rekaman yang berisi teguran hingga ancaman kepada mantan suami Nikita Mirzani.
"Beberapa waktu lalu Antonio Dedola membagikan rekaman tersebut melalui akun Instagramnya. Rekaman suara tersebut merupakan pesan suara menegur hingga mengancam Antonio Dedola. Dengan suara yang mirip Gading Marten terkait pertikaiannya dengan Nikita Mirzani yang terjadi belakangan ini," kata narator tersebut.
Penjelasan
Baca Juga: CEK FAKTA: Aurel Hermansyah Hamil Anak Kedua Atta Halilintar, Geni Faruk Tak Mau Kasih Selamat?
Berdasarkan penelusuran dengan melihat secara lengkap video tersebut 8 menit 3 detik tidak ditemukan video atau foto atau bukti valid dari klaim Gading Marten yang mengancam membunuh Antonio Dedola.
Video tersebut juga tidak terdapat kesesuaian antara judul dan thumbnail video yang diunggah dengan isinya.
Diketahui nama artis Gading Marten diduga terlibat dalam perseteruan Antonio Dedola dan Nikita Mirzani. Hal tersebut diungkapkan oleh Antonio Dedola.
Di akun Instagramnya, Antonio Dedola mengaku mendapat pesan ancaman dari seseorang yang mengaku Gading Marten. Orang yang mengaku Gading Marten tersebut mengancam akan menghilangkan akun Instagram Antonio Dedola hingga mendoakan buruk.
Sehingga klaim Gading Marten yang mengancam membunuh Antonio Dedola adalah konten dengan koneksi yang salah.
Kesimpulan
Dari penjelasan di atas, dari klaim Gading Marten yang mengancam membunuh Antonio Dedola adalah hoaks atau tidak benar. Narasi tersebut masuk ke dalam kategori konten menyesatkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?