Baru-baru ini Habib Bahar bin Smith mengaku ditembak oleh orang tak dikenal (OTK) hingga mengalami luka di sekitar perut.
Belakangan, beredar kabar yang menarasikan bahwa OTK pelaku penembakan tersebut dibayar 200 juta untuk menghabisi Habib Bahar.
Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 338 ribu pengikut bernama RUANG INDONESIA melalui sebuah video yang diunggah pada 16 Mei 2023.
"SAYA DI BAYAR 200JT UNTUK HABISI HABIB BAHAR SMITH" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Rabu (17/5/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan gambar thumbnail berupa foto yang diduga telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:
"DI BAYAR 200JT UNTUK HABISI HABIB BAHAR
TERKUAK MOTIF PENEMBAKAN KEPADA HABIB BAHAR SMITH"
Namun begitu, apakah benar penembak Habib Bahar dibayar 200 juta?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait pelaku penembakan terhadap Habib Bahar yang mengaku dibayar 200 juta.
Video tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa penembak Habib Bahar telah berhasil ditangkap.
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini polisi masih mendalami kasus penembakan yang dilaporkan oleh Habib Bahar bin Smith dan polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan pelaku penembakan Habib Bahar dibayar 200 juta merupakan klaim yang tidak dapat dibuktikan kebenarannya.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Muak dengan Megawati, Senior PDIP Kompak Membelot Dukung Anies Baswedan
-
Orang Ini Blak-blakan Soal Peristiwa Penembakan Habib Bahar, Tonton Videonya Disini
-
Cek Fakta: Nia Ramadhani Pimpin Warga Jabar Tolak Kedatangan Ganjar Pranowo
-
Soroti Insiden Penembakan di Girisubo, Kabaharkam Polri Pastikan Segera Lakukan Evaluasi
-
Kemungkinan Penambahan Tersangka Insiden Penembakan di Girisubo, Kapolda DIY Bilang Begini
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Raup Laba Bersih Rp66,59 Miliar, KB Bank Rombak Direksi
-
Maut di Balik Pintu Terkunci: Misteri Tewasnya Wanita Jombang di Kamar Kos Putat Jaya Surabaya
-
Pelaksaanaan Sensus Ekonomi 2026 di Berbagai Daerah
-
Diplomasi Manis RI-AS: Menagih Realisasi Investasi Hijau Paman Sam
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
3 Sandal Crocs Diskon 70 Persen di Sports Station, Bisa Hemat Ratusan Ribu!
-
Menyabung Nyawa di Aliran Lahar: Kisah Hendra, Petugas Sensus Ekonomi di Kaki Semeru
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
Rahasia Atasi Mesin Cuci Bergoyang dan Berisik di Rumah, Tanpa Panggil Tukang Servis
-
Sempat Hilang, Pencari Ikan Ditemukan Meninggal di Sungai Rejosari Lampung Tengah