Kuasa Hukum Deddy Mahendra Desta, Hendra K Siregar membantah adanya rumor orang ketiga yang menjadi penyebab kliennya menggugat cerai Natasha Rizky ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Rumor tersebut menyusul viralnya foto pria diduga Desta tengah merangkul mesra wanita lain di bioskop.
Hendra menuturkan keputusan bercerai Desta dan Natasha Rizky sudah menjadi kesepakatan bersama, bukanlah karena orang ketiga.
"Tidak ada pihak ketiga. Saya bantah, itu sama sekali tidak ada," ujar Hendra yang dikutip Mamagini.Suara.com dari Youtube Cumi Cumi, Kamis (18/5/2023).
Hendra juga menegaskan bahwa foto yang diduga Desta tengah memeluk mesra wanita lain di bioskop bukanlah kliennya.
"Tidak ada (orang ketiga). Kalau masih ada lagi kami mungkin akan mencadangkan hukum kami untuk melaporkan bahwa (foto di bioskop) itu tidak benar," papar dia.
Lebih lanjut, Desta menuturkan keputusan kliennya menggugat cerai Natasha Rizky sudah dibicarakan baik-baik oleh keduanya.
"Memang ini semua berdasarkan kesepakatan dan kesepkatan ini juga mengapa desta akhirna yang mengajukan mereka yang sepakat jadi secara baik baik," ucap Hendra.
Hendra pun membenarkan bahwa salah satu penyebab Desta menggugat cerai Natasha Rizky yakni kerap terjadi cekcok antara keduanya di dalam rumah tangga.
"Iya sudah tidak satu ( visi misi) ini lagi, sering terjadi cekcok," ucap Hendra.
Baca Juga: 3 WNA Nigeria Dan Pantai Gading Dideportasi Setelah Kehabisan Uang di Bali
Hendra juga menyebut bahwa Desta sudah setahun pisah rumah dengan Natasha Rizky.
"Sudah nggak serumh satu tahun lalu," katanya.
Sebelumnya, beredar foto diduga Deddy Mahendra Desta atau Desta tengah memeluk seorang wanita di bioskop. Viralnya foto tersebut menyusul Desta yang tiba-tiba menggugat cerai Natasha Rizky ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan.
Dalam foto yang beredar tersebut, terlihat seorang pria memakai jaket berwarna hijau merangkul mesra perempuan yang memakai kaos hitam dan celana putih pendek.
Foto tersebut dibagikan oleh akun Twitter @ardibhironx di unggahan cuitannya. Akun tersebut mengaku mendapatkan foto yang diduga Desta dari seorang warganet.
"Ada yang ngirim ini di DM, tapi kebenerannya belum bisa dipastikan sih, karena gak keliatan mukanya baik cowok atau ceweknya. Udah gitu sumbernya udah tangan ke dua, fotonya dari temennya orang yang DM gue. Hmmmm. Menurut lo?," tulis akun Twitter @ardibhironx dikutip Mamagini.Suara.com, Kamis (18/5/2023).
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas