/
Senin, 22 Mei 2023 | 19:15 WIB
Cek Fakta: Ribuan Kader Gerindra Mundur Massal Pilih Dukung Anies Baswedan, Benarkah? (Thumbnail YouTube)

Beredar kabar yang menarasikan bahwa ribuan kader Gerindra mundur massal karena lebih memilih mendukung Anies Baswedan dalam Pilpres 2024.

Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 25,9 ribu pengikut bernama LINTAS OPINI melalui sebuah video yang diunggah pada 20 Mei 2023.

"live Gempar kader Gerindra bikin keok Prabowo Hingga lakukan mundur massal demi pilih dukung Anies" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Senin (22/5/2023).

Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan gambar thumbnail berupa foto yang diduga telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:

"PRABOWO KALANG KABUT
RIBUAN KADER MUNDUR NASSAL UNTUK DUKUNG ANIES PILPRES 2024"

Namun begitu, apakah benar ribuan kader Gerindra mundur massal karena lebih memilih mendukung Anies Baswedan dalam Pilpres 2024?

Penjelasan

Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait  ribuan kader Gerindra yang mundur massal.

Video tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa ribuan kader Gerindra mundur massal karena lebih memilih mendukung Anies Baswedan dalam Pilpres 2024.

Baca Juga: Cek Fakta: Mahfud MD Tunjukkan Transaksi Aliran Korupsi Johnny G Plate ke Partai NasDem, Benarkah?

Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada berita kredibel yang menyatakan  ribuan kader Gerindra mundur massal karena lebih memilih mendukung Anies Baswedan dalam Pilpres 2024.

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan ribuan kader Gerindra mundur massal karena lebih memilih mendukung Anies Baswedan dalam Pilpres 2024 merupakan klaim yang salah.

Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More